LANGIT7.ID-Toronto; Mantan pemain Liverpool, Mohamed Salah, menyalip Florian Wirtz dan Yan Diomande musim panas ini dengan capaian impresif di Piala Dunia, seiring dengan terus berjalannya petualangan Mesir di piala dunia.
Mantan penyerang Liverpool itu menciptakan peluang terbanyak per 90 menit di Piala Dunia di antara para pemain yang telah bermain lebih dari 300 menit sejauh ini.
Pemain Liverpool, Florian Wirtz (peringkat kelima) dan Yan Diomande yang sangat dikagumi (peringkat ketujuh) berada di dalam 10 besar, namun kedua bintang itu masih tertinggal dari Salah yang telah menyiapkan 16 tembakan untuk rekan-rekannya di tim Mesir. Hanya Leandro Trossard dari Belgia yang bisa menyamainya.
Pada Jumat lalu, Salah mencetak penalti Panenka melawan Australia untuk membantu Firaun melaju ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Alexis Mac Allister dan Lionel Messi dari Argentina. Sebelum turnamen ini, Mesir belum pernah lolos ke fase gugur Piala Dunia.
Setelah Salah dan Trossard, Achraf Hakimi dari Maroko berada di posisi berikutnya dengan 14 peluang tercipta. Declan Rice dan Sadio Mane berada di posisi yang sama dengan 12 peluang tercipta bersama Wirtz.
Diomande mengoleksi 11 peluang, disusul James Rodriguez (Kolombia), Maxi Araujo (Uruguay), dan Kevin De Bruyne (Belgia) yang masing-masing berada di angka 10.
"Ini sejarah," kata Salah setelah membantu Mesir mengalahkan Australia. "Saya memberi tahu anak-anak sebelum pertandingan bahwa ini adalah panggung terbesar yang bisa kalian mainkan."
"Nikmati dan jangan biarkan tekanan menguasai kalian. Saya senang kami berhasil memenangkan pertandingan, sial bagi mereka. Saya bahagia kami menulis sejarah hari ini."
Salah juga ditanya tentang penaltinya, yang dengan jenaka ia chip ke tengah gawang, mengecoh kiper Mat Ryan.
"Jika ada yang mau melakukannya, pasti saya!" jelasnya. "Saya lebih berpengalaman dari yang lain dan saya ingin memberi mereka kepercayaan diri. Saya memutuskan di menit-menit terakhir, saya harus melakukannya."
Salah merayakan kemenangan dengan penuh semangat bersama rekan-rekan setimnya di Mesir saat peluit panjang berbunyi, menangis di hadapan penonton dan bertepuk tangan kepada para suporter yang datang memberikan dukungan selama pertandingan.(*/saf/liverpool.com)
(lam)