LANGIT7.ID-Jakarta; Suasana Jakarta Pusat membara dengan semangat May Day 2026. Ribuan buruh yang memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) tak hanya datang untuk merayakan Hari Buruh Internasional, tapi juga menyaksikan langsung janji-janji besar Presiden Prabowo Subianto. Bukan sekadar hiburan, melainkan komitmen kebijakan yang langsung menyentuh kantong dan hati para pekerja.
Jumat (1/5/2026) itu, Prabowo berdiri di panggung kehormatan dengan nada suara lantang namun penuh haru. Kepada lautan manusia yang membentang di pelataran Monas, ia menggenggam mikrofon dan berteriak:
“Saudara memberi mandat kepada saya… percayalah, saya akan memberi segalanya untuk membela rakyat saya! Sisa hidup saya, sisa hidup saya adalah untuk rakyat saya, saudara-saudara sekalian!”
Pernyataan itu sontak disambut gemuruh sorak dan tepuk tangan. Namun, lebih dari sekadar orasi, Prabowo merinci satu per satu janji yang sudah mulai berwujud aturan.
1. Buruh Punya Rumah, Cicil 40 Tahun
Prabowo sadar betul keluhan klasik buruh: upah habis untuk kontrakan. “Tadi kalian bilang, 30 persen penghasilan untuk bayar sewa. Ya, kan?” celotehnya.
Maka, ia menargetkan 1 juta rumah per tahun. Hingga kini, 350.000 unit sudah berdiri. Konsepnya rumah susun di dekat kawasan industri dilengkapi sekolah, fasilitas olahraga, daycare, hingga rumah sakit. Skema kreditnya? Fleksibel hingga 40 tahun.
“Nanti 30 persen tadi bukan untuk kontrak lagi, tapi buat cicil rumah sendiri,” tegasnya.
2. Daycare di Pabrik & Kawasan Buruh
Salah satu usulan langsung dari serikat buruh yang langsung direspons cepat: tempat penitipan anak.
“Ini saran baik, akan kita perjuangkan dan laksanakan secepat-cepatnya,” ujar Prabowo.
3. Ojek Online Bernapas Lega: Potongan 20% Jadi 8%
Para pengemudi ojol yang hadir bersorak paling kencang ketika Prabowo mengumumkan Perpres No. 27/2026. Potongan tarif aplikator dipangkas dari 20% menjadi hanya 8%. Artinya, pendapatan bersih pengemudi naik dari 80% menjadi minimal 92%.
“Pengemudi ojol mempertaruhkan jiwa setiap hari. Kok aplikator minta setor 20 persen?!” seru Prabowo disambut gemuruh.
“Gimana 15 persen? Berapa? 10 persen? Kalian setuju 10 persen?” timpalnya lagi, disambut teriakan setuju dari massa.
4. BPJS Kesehatan dan Jaminan Kecelakaan Kerja untuk Ojol
Masih dari Perpres yang sama, para driver online kini resmi mendapat BPJS Kesehatan dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Prabowo menyebut ini bentuk kehadiran negara untuk sektor transportasi daring yang sebelumnya abu-abu.
5. Bunga Kredit Maksimal 5%, Lawan Rentenir
Prabowo menyoroti praktik rentenir dengan bunga hingga 70% yang menjerat buruh. Maka, ia memerintahkan semua bank BUMN mengucurkan kredit rakyat dengan bunga tertinggi 5% per tahun. “Sebentar lagi kita kucurkan,” janjinya.
6. RUU Ketenagakerjaan Pro-Buruh
Instruksi tegas diberikan kepada Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Hukum: selesaikan RUU Ketenagakerjaan bersama DPR tahun ini juga.
“Kalau bisa, tahun ini selesai. Dan isi UU itu harus berpihak pada kaum buruh,” tandasnya.
7. Satgas PHK Resmi Dibentuk
Lewat Keppres No. 10/2026, Satuan Tugas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh mulai bekerja.
“Jangan takut. Yang diancam PHK akan kita bela dan lindungi,” ujar Prabowo di hadapan buruh yang kerap menjadi korban rasionalisasi perusahaan.
8. Bukan Hanya Buruh Darat: Nelayan Juga Diurus
Prabowo meneken Perpres No. 25/2026 tentang Ratifikasi Konvensi ILO No. 188 untuk perlindungan awak kapal perikanan. Tahun ini, 1.386 kampung nelayan akan diresmikan.
“Pertama kali dalam sejarah Indonesia, nelayan benar-benar diurus negara. Tahun depan 1.500 kampung lagi. Total sekitar 6 juta nelayan kita perbaiki hidupnya,” pungkasnya.(*/saf)
(lam)