Tahun Politik, Kaum Muda Wajib Jaga Harmoni di Tengah Keragaman
Tim langit 7
Sabtu, 05 Agustus 2023 - 17:00 WIB
Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Asrorun Niam Sholeh.
Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Asrorun Niam Sholeh mengatakan, kaum muda merupakan elemen penting dalam menjaga harmoni di tengah keragaman bangsa.
Hal itu disampaikan saat menutup acara penutupan program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2023 di Banjarmasin, Jumat malam (4/8/2023).
Niam menegaskan bahwa nilai penting PPAP adalah bagaimana pemuda merajut keberagaman menjadi satu kesatuan dengan berlandaskan satu tujuan yaitu mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Program PPAP merupakan bagian dari ikhtiar untuk merawat Kebhinnekaan. Melalui PPAP, Kemenpora ingin memberikan pengalaman kepada para pemuda dengan terjun langsung ke masyarakat, merasakan secara langsung denyut nadi keragaman masyarakat sehingga dapat membangun respek, komitmen untuk bersatu, toleran, dan semangat harmoni atas dasar persaudaraan kemanusiaan. Terlebih di tahun politik yang biasanya rawan konflik”, ujar guru besar UIN Jakarta ini.
Baca juga:Tuan Rumah Sidang Umum AIPA ke-44, DPR RI Ajukan 6 Draf Resolusi
Lebih lanjut mantan aktifis mahasiswa 1998 ini mengharapkan PPAP menjadi sekolah kepemimpinan pemuda untuk mengasah kemampuan mengelola keragaman.
“Saya berharap para peserta PPAP dapat menjadi duta perubahan untuk provinsi masing-masing dan dapat melaksanakan komitmen untuk mewujudkan solidaritas sosial sehingga dapat melahirkan kepemimpinan yang cerdas dan menjadikan pemuda sebagai penyangga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujar Niam yang juga Ketua Umum BAPOR KORPRI Pusat ini.
Hal itu disampaikan saat menutup acara penutupan program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2023 di Banjarmasin, Jumat malam (4/8/2023).
Niam menegaskan bahwa nilai penting PPAP adalah bagaimana pemuda merajut keberagaman menjadi satu kesatuan dengan berlandaskan satu tujuan yaitu mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Program PPAP merupakan bagian dari ikhtiar untuk merawat Kebhinnekaan. Melalui PPAP, Kemenpora ingin memberikan pengalaman kepada para pemuda dengan terjun langsung ke masyarakat, merasakan secara langsung denyut nadi keragaman masyarakat sehingga dapat membangun respek, komitmen untuk bersatu, toleran, dan semangat harmoni atas dasar persaudaraan kemanusiaan. Terlebih di tahun politik yang biasanya rawan konflik”, ujar guru besar UIN Jakarta ini.
Baca juga:Tuan Rumah Sidang Umum AIPA ke-44, DPR RI Ajukan 6 Draf Resolusi
Lebih lanjut mantan aktifis mahasiswa 1998 ini mengharapkan PPAP menjadi sekolah kepemimpinan pemuda untuk mengasah kemampuan mengelola keragaman.
“Saya berharap para peserta PPAP dapat menjadi duta perubahan untuk provinsi masing-masing dan dapat melaksanakan komitmen untuk mewujudkan solidaritas sosial sehingga dapat melahirkan kepemimpinan yang cerdas dan menjadikan pemuda sebagai penyangga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujar Niam yang juga Ketua Umum BAPOR KORPRI Pusat ini.