KH Muhammad Chaidar Temanggung: Alumni Lirboyo, Sering Didoakan Kiai Tremas Pacitan
Tim langit 7
Senin, 07 Agustus 2023 - 05:00 WIB
Pengasuh Pesantren Kiai Parak Bambu Runcing Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, KH R M Chaidar Muhaiminan Gunardo, wafat pada Ahad (6/8/2023).Foto/ist
Pengasuh Pondok Pesantren Kiai Parak Bambu Runcing Parakan, Temanggung, KH Muhammad Chaidar Muhaiminan tutup usia, Minggu (6/8/2023).
Mursyid Thariqah Syadziliyah menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di Puskesmas Paninggaran Kabupaten Pekalongan.
Informasi yang dihimpin Langit7.Id, KH Muhammad Chaidar Muhaiminan tak sadar diri saat mengisi pengajian di Kramat, Desa Dumiyang, Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Baca juga:Berita Duka: KH Chaidar Muhaiminan Temanggung Tutup Usia
"Di tengah pengajian, Kiai Chaidar Muhaiminan pingsan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Paninggaran untuk berobat. Namun upaya itu tidak berhasil, Allah memanggil Kiai Haidar untuk menghadap-Nya, meninggalkan dunia untuk selama-lamanya," ujar mantan Ketua PW GP Ansor Jateng KH Mufid Rahmat.
Umat Islam di Jateng kehilangan sosok pencerahan yang masih dibutuhkan kalangan nahdliyin, khususnya tarekat tarekat Syadziliyah.
Menurut dia, kepergian almarhum selamanya mengejutkan warga NU, karena sampai saat ini Kiai Haidar tidak pernah mengadukan atau menyampaikan informasi mengenai masalah kesehatannya.
Mursyid Thariqah Syadziliyah menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di Puskesmas Paninggaran Kabupaten Pekalongan.
Informasi yang dihimpin Langit7.Id, KH Muhammad Chaidar Muhaiminan tak sadar diri saat mengisi pengajian di Kramat, Desa Dumiyang, Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Baca juga:Berita Duka: KH Chaidar Muhaiminan Temanggung Tutup Usia
"Di tengah pengajian, Kiai Chaidar Muhaiminan pingsan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Paninggaran untuk berobat. Namun upaya itu tidak berhasil, Allah memanggil Kiai Haidar untuk menghadap-Nya, meninggalkan dunia untuk selama-lamanya," ujar mantan Ketua PW GP Ansor Jateng KH Mufid Rahmat.
Umat Islam di Jateng kehilangan sosok pencerahan yang masih dibutuhkan kalangan nahdliyin, khususnya tarekat tarekat Syadziliyah.
Menurut dia, kepergian almarhum selamanya mengejutkan warga NU, karena sampai saat ini Kiai Haidar tidak pernah mengadukan atau menyampaikan informasi mengenai masalah kesehatannya.