Wapres Dorong Perguruan Tinggi Cetak Generasi Berdaya Saing Global
Tim langit 7
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 08:00 WIB
Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin.
Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin mendorong kepada perguruan tinggi agar mampu beradaptasi menjadi lahan subur bagi inovasi, dan memegang teguh komitmen untuk mencetak generasi yang berdaya saing global.
Dalam orasi ilmiahnya di acara Dies Natalies Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Jawa Timur, Wapres menjelaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan salah satu faktor penentu pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang mendorong kemajuan literasi teknologi dan peningkatan keahlian.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, anak-anak di Madura berusia 7 tahun memiliki harapan menempuh pendidikan hingga Diploma I.
"Saya minta pendidikan di Madura ditingkatkan, terutama kepada Unija Sumemep untuk terus menggerakkan minat belajar dan sekolah masyarakat Madura," ujarnya di kampus setempat, Rabu (9/8/2023).
Wapres juga menginginkan rakyat Indonesia meraih gelar sarjana bahkan mencapai gelar akademik yang lebih tinggi lagi meraih gelar akademik, namun lebih dari pada itu, lulusan pendidikan sangat dibutuhkan, karena memiliki kedalaman wawasan dan pengetahuan yang dapat didarmabaktikan bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa dan negara.
Wapres mengingatkan bahwa mengejar pendidikan duniawi sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran agama, karena dalam agama Islam, umat dianjurkan meraih ilmu demi memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat.
"Barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan dunia maka hendaknya dengan ilmu. Dan barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan akhirat, maka hendaknya dengan ilmu. Dan barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat, maka hendaknya dengan ilmu," ujarnya menyitir Imam Syafi'i.
Dalam orasi ilmiahnya di acara Dies Natalies Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Jawa Timur, Wapres menjelaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan salah satu faktor penentu pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang mendorong kemajuan literasi teknologi dan peningkatan keahlian.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, anak-anak di Madura berusia 7 tahun memiliki harapan menempuh pendidikan hingga Diploma I.
"Saya minta pendidikan di Madura ditingkatkan, terutama kepada Unija Sumemep untuk terus menggerakkan minat belajar dan sekolah masyarakat Madura," ujarnya di kampus setempat, Rabu (9/8/2023).
Wapres juga menginginkan rakyat Indonesia meraih gelar sarjana bahkan mencapai gelar akademik yang lebih tinggi lagi meraih gelar akademik, namun lebih dari pada itu, lulusan pendidikan sangat dibutuhkan, karena memiliki kedalaman wawasan dan pengetahuan yang dapat didarmabaktikan bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa dan negara.
Wapres mengingatkan bahwa mengejar pendidikan duniawi sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran agama, karena dalam agama Islam, umat dianjurkan meraih ilmu demi memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat.
"Barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan dunia maka hendaknya dengan ilmu. Dan barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan akhirat, maka hendaknya dengan ilmu. Dan barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat, maka hendaknya dengan ilmu," ujarnya menyitir Imam Syafi'i.