home global news

Cara Muhammadiyah Mengisi Kemerdekaan Indonesia: Aksi Nyata dan Pemikiran

Senin, 14 Agustus 2023 - 09:00 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Foto/dok
Indonesia genap berusia 78 tahun pada Agustus 2023 ini. Berbagai cara dilakukan untuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu dan pahlawan yang telah gugur.

Muhammadiyah menjadi bagian penting sejak kelahiran pada 1945 sampai 78 tahun eksistensi Indonesia. Dalam mengisi kemerdekaan, Muhammadiyah banyak melakukan aksi nyata dan panduan pemikiran dalam konteks kebangsaan.

Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, Muhammadiyah integral dengan Indonesia dan menjadi bagian yang ikut mendirikan republik ini.

“Kita ini Muhammadiyah pendiri republik ini, maka kita harus peduli dengan bangsa kita, kita peduli dengan umat muslim.” ungkap Haedar dikutip dari laman Muhammmadiyah.

Baca juga:Gaya Baru Pernikahan, Calon Pengantin Berwakaf Uang Keabadian Cinta

Dalam relasi antara keislaman dan keindonesiaan, Muhammadiyah memiliki pemikiran yang dikodifikasi dalam konsep Negara Pancasila Darul Ahdi Wasy Syahadah, sebagai negara kesepakatan dan persaksian.

Pancasila disepakati sebagai dasar negara, kesepakatan tersebut tidak hanya dipekikan secara lisan, melainkan juga dipersaksian, yaitu dengan keterlibatan langsung Muhammadiyah dalam mengisi kemerdekaan dengan gerakan amal nyata.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muhammadiyah hut kemerdekaan nkri
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya