Profil KH Anwar Iskandar Ketua Umum MUI Pengganti KH Miftachul Akhyar
Tim langit 7
Rabu, 16 Agustus 2023 - 07:00 WIB
KH Anwar Iskandar ditetapkan menjadi Ketua Umum MUI.Foto/ist
KH Anwar Iskandar disepakati rapat pleno MUI sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Selasa (15/08/2023). KH Anwar Iskandar akan meneruskan masa kepemimpinan KH Miftachul Akhyar yang mengundurkan diri.
Kiai Anwar Iskandar nama lengkapnya KH Muhammad Anwar Iskandar, dilahirkan di Desa Berasan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, 24 April 1950. Dia merupakan sosok ulama yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien, Ngasinan, Kediri.
Sosok ulama terkemuka di Kediri ini adalah putra pasangan KH Iskandar (Askandar) bin Kiai Abda’ dan Nyai Siti Robi’ah al-Adawiyah binti Kiai Abdul Manan. KH Iskandar sendiri merupakan pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Berasan, Muncar, Banyuwangi.
Kiai Anwar lahir di lingkungan keberagamaan yang kuat. Sejak kecil ia menimba ilmu agama kepada Kiai Iskandar. Setiap waktu ia diberi bimbingan pengetahuan kitab salaf dari ayahandanya, bahkan hingga usai Madrasah Aliyah.
Baca juga:KH Anwar Iskandar Jadi Ketua Umum MUI Gantikan KH Miftachul Akhyar
Pada 1967, Kiai Anwar berangkat menuntut ilmu ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Ia belajar di bawah asuhan KH Mahrus Ali selama empat tahun. Selain mengaji di Lirboyo, ia juga pernah mengaji di pondok pesantren lain, seperti Ploso Kediri, Sarang Rembang, Minggen Demak, dan ilmu Falak di Jember.
Di samping menempuh pendidikan di pondok pesantren, Kiai Anwar juga meneruskan pendidikan formal, yakni di Perguruan Tinggi (PT) Tribakti Kediri dan lulus tahun 1969. Kemudian, pada tahun 1970 Kiai Anwar hijrah ke Jakarta untuk menyelesaikan program sarjana lengkap di IAIN Syarif Hidayatullah di Fakultas Adab Jurusan Sastra Arab.
Kiai Anwar Iskandar nama lengkapnya KH Muhammad Anwar Iskandar, dilahirkan di Desa Berasan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, 24 April 1950. Dia merupakan sosok ulama yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien, Ngasinan, Kediri.
Sosok ulama terkemuka di Kediri ini adalah putra pasangan KH Iskandar (Askandar) bin Kiai Abda’ dan Nyai Siti Robi’ah al-Adawiyah binti Kiai Abdul Manan. KH Iskandar sendiri merupakan pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum Berasan, Muncar, Banyuwangi.
Kiai Anwar lahir di lingkungan keberagamaan yang kuat. Sejak kecil ia menimba ilmu agama kepada Kiai Iskandar. Setiap waktu ia diberi bimbingan pengetahuan kitab salaf dari ayahandanya, bahkan hingga usai Madrasah Aliyah.
Baca juga:KH Anwar Iskandar Jadi Ketua Umum MUI Gantikan KH Miftachul Akhyar
Pada 1967, Kiai Anwar berangkat menuntut ilmu ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Ia belajar di bawah asuhan KH Mahrus Ali selama empat tahun. Selain mengaji di Lirboyo, ia juga pernah mengaji di pondok pesantren lain, seperti Ploso Kediri, Sarang Rembang, Minggen Demak, dan ilmu Falak di Jember.
Di samping menempuh pendidikan di pondok pesantren, Kiai Anwar juga meneruskan pendidikan formal, yakni di Perguruan Tinggi (PT) Tribakti Kediri dan lulus tahun 1969. Kemudian, pada tahun 1970 Kiai Anwar hijrah ke Jakarta untuk menyelesaikan program sarjana lengkap di IAIN Syarif Hidayatullah di Fakultas Adab Jurusan Sastra Arab.