home masjid

Tata Cara dan Niat Tayamum di Pesawat, Tak Ada Alasan Tinggalkan Salat

Rabu, 23 Agustus 2023 - 19:35 WIB
suasana dalam kabin pesawat terbang. Umat muslim tidak alasan meninggalkan salat karena di pesawat tetap bisa tayamum.Foto/ist
Tayamum adalah salah satu bukti bahwa Islam agama yang memudahkan. Artinya, tidak ada ibadah yang mempersulit umatnya.

Ibadah tayamum, pengganti wudhu, dapat dilakukan apabila kesulitan menemukan air. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Maidah ayat 6.

"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur."

Umumnya, tayamum dilakukan saat sedang bepergian dengan kendaraan yang sedang melaju seperti pesawat. Sebagian orang memilih menunda bahkan meninggalkan salat saat di pesawat dengan alasan tidak ada air untuk berwudhu.

Padahal kondisi seperti ini bisa disiasati dengan melakukan tayamum untuk bersuci sebelum mendirikan salat di pesawat.

Imam Syarqawi dalam kitab Hasyiyah asy Sarqawi, mengatakan, tayamum diperbolehkan selama ada debu yang suci, baik debu tersebut diambil dari pakaian, lantai, kulit binatang, kendaraan, dan dinding.

Tayamum menggunakan debu di dinding, kursi, atau lantai pesawat hukumnya sah. Mengutip buku "Peta Perjalanan Haji dan Umrah Edisi Revisi" karya Agus Arifin, adapun tata cara bertayamum ada dua macam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tayamum salat 5 waktu pesawat bersuci
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya