Dorong Produk Lokal Bersaing, Pemerintah Jalin Kerjasama dengan UEA
Mahmuda attar hussein
Senin, 30 Agustus 2021 - 19:53 WIB
Ilustrasi kerjasama Indonesia dengan UEA. Foto: Langit7/Istock
Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) bersiap meluncurkan perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (IUAE-CEPA) pada awal September 2021 ini.
Peluncuran tersebut dijadwalkan akan dilakukan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dengan Minister of State for Foreign Trade UEA,Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, tepatnya pada 2 September 2021 mendatang.
Baca juga:Telur Bebek Bersih, Peternak Ini Panen 55.000 Butir per Pekan
Indonesia optimis kerjasama ini akan menggairahkan pasar ekspor di tanah air. Di mana peluncuran perundingan IUAE-CEPA juga akan ditandai dengan penandatanganan Joint Ministerial Statement on the Launching of Negotiation for IUAE-CEPA.
“Kami menyambut baik rencana peluncuran perundingan IUAE-CEPA pada September mendatang. Peluncuran perundingan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama, terutama di sektor perdagangan dan investasi, sekaligus mendorong pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19,” ujar Lutfi dikutip dari keterangan resminya, Senin (30/8).
Lutfi menyebutkan, UEA merupakan mitra dagang strategis bagi Indonesia. Jelang Expo 2020 Dubai, pemerintah berniat memanfaatkan momen tersebut untuk menggenjot ekspor produk lokal ke UEA.
“Langkah ini akan membuka peluang penetrasi produk Indonesia yang semakin besar, tidak hanya di kawasan Timur Tengah, tapi juga Afrika dan Eropa,” ujarnya.
Peluncuran tersebut dijadwalkan akan dilakukan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dengan Minister of State for Foreign Trade UEA,Thani bin Ahmed Al Zeyoudi, tepatnya pada 2 September 2021 mendatang.
Baca juga:Telur Bebek Bersih, Peternak Ini Panen 55.000 Butir per Pekan
Indonesia optimis kerjasama ini akan menggairahkan pasar ekspor di tanah air. Di mana peluncuran perundingan IUAE-CEPA juga akan ditandai dengan penandatanganan Joint Ministerial Statement on the Launching of Negotiation for IUAE-CEPA.
“Kami menyambut baik rencana peluncuran perundingan IUAE-CEPA pada September mendatang. Peluncuran perundingan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama, terutama di sektor perdagangan dan investasi, sekaligus mendorong pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19,” ujar Lutfi dikutip dari keterangan resminya, Senin (30/8).
Lutfi menyebutkan, UEA merupakan mitra dagang strategis bagi Indonesia. Jelang Expo 2020 Dubai, pemerintah berniat memanfaatkan momen tersebut untuk menggenjot ekspor produk lokal ke UEA.
“Langkah ini akan membuka peluang penetrasi produk Indonesia yang semakin besar, tidak hanya di kawasan Timur Tengah, tapi juga Afrika dan Eropa,” ujarnya.