Jihad Bukan Soal Perang, Ibu Melahirkan Juga Jihad Fi Sabilillah
Muhajirin
Kamis, 31 Agustus 2023 - 13:00 WIB
ilustrasi
Wakabid Penyelenggaraan Peribadatan BPMI, KH Abu Hurairah Abd Salam, mengungkapkan, ada 36 ayat dalam Al-Qur'an yang berbicara tentang jihad dalam berbagai dimensi. Semua ayat tersebut menunjukkan jihad tidak bisa dipisahkan dari agama Islam, karena merupakan fakta sejarah yang terdokumentasikan dalam Al-Qur'an.
"Namun Al-Qur’an juga memberikan begitu banyak ketentuan, hukum, aturan, syariat serta pesan-pesan moral terkait dengan jihad ini," kata Abu Hurairah saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal, dikutip Kamis (31/8/2023).
Tapi sauang, banyak orang yang minim ilmu mengambil pesan jihad dalam Al-Qur’an sepotong-sepotong. Bahkan, ada kecenderungan menggunakan sebagian ayat Al-Qur’an dan meninggalkan ayat-ayat lainnya, persis seperti apa yang dilakukan para ahli kitab pada masa lalu.
Abu Hurairah menegaskan, jihad bukan menyerang orang, melukai orang, menghilangkan nyawa orang yang tidak berdosa, atau melakukan bom bunuh diri. Sebab, dalam konteks peperangan sekalipun, jihad bukan memerangi, tetapi membela diri ketika diserang. Kalau diserang tidak mungkin diam saja.
Baca juga:Alhamdulillah, Adzan Bebas Berkumandang Tanpa Izin di New York
"Jika negara kita diserang maka wajib hukumnya untuk bangkit membela, niatkan karena Allah SWT, itulah yang dimaksud dengan jihad. Makanya orang tua dan guru kita Hadratus Syeikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari pernah mengeluarkan resolusi jihad, saat kita melawan penjajah karena konteksnya membela negara bukan menyerang," ujar Abu Hurairah.
Dia menjelaskan, makna Jihad tidak harus bentuknya perang. Namun, bukan berarti Islam itu anti perang. Itu karena jika Islam tidak punya konsep perang, pasti akan bingung saat berjuang melawan dan mengusir penjajah.
"Namun Al-Qur’an juga memberikan begitu banyak ketentuan, hukum, aturan, syariat serta pesan-pesan moral terkait dengan jihad ini," kata Abu Hurairah saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal, dikutip Kamis (31/8/2023).
Tapi sauang, banyak orang yang minim ilmu mengambil pesan jihad dalam Al-Qur’an sepotong-sepotong. Bahkan, ada kecenderungan menggunakan sebagian ayat Al-Qur’an dan meninggalkan ayat-ayat lainnya, persis seperti apa yang dilakukan para ahli kitab pada masa lalu.
Abu Hurairah menegaskan, jihad bukan menyerang orang, melukai orang, menghilangkan nyawa orang yang tidak berdosa, atau melakukan bom bunuh diri. Sebab, dalam konteks peperangan sekalipun, jihad bukan memerangi, tetapi membela diri ketika diserang. Kalau diserang tidak mungkin diam saja.
Baca juga:Alhamdulillah, Adzan Bebas Berkumandang Tanpa Izin di New York
"Jika negara kita diserang maka wajib hukumnya untuk bangkit membela, niatkan karena Allah SWT, itulah yang dimaksud dengan jihad. Makanya orang tua dan guru kita Hadratus Syeikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari pernah mengeluarkan resolusi jihad, saat kita melawan penjajah karena konteksnya membela negara bukan menyerang," ujar Abu Hurairah.
Dia menjelaskan, makna Jihad tidak harus bentuknya perang. Namun, bukan berarti Islam itu anti perang. Itu karena jika Islam tidak punya konsep perang, pasti akan bingung saat berjuang melawan dan mengusir penjajah.