Museum Islam Nusantara Sarat Akulturasi Budaya dan Nilai Toleransi
Esti setiyowati
Senin, 18 September 2023 - 15:00 WIB
Museum Islam Nusantara Lasem, Rembang, Jawa Tengah sarat dengan nilai akulturasi juga toleransi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, meresmikan Museum Islam Nusantara Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (16/9/2023). Museum Islam Nusantara ini berlokasi di komplek Masjid Jami' Lasem.
Dalam unggahannya, Sandiaga menyebut Museum Islam Nusantara sarat dengan nilai akulturasi juga toleransi. Museum yang berlokasi di komplek Masjid Jami' Lasem ini selain memadukan dua budaya juga berdiri di kawasan pecinan.
"Menurut saya ini (museum) menggabungkan antara bangunan rumah gadang khas Sumatera Barat juga ada rumah adat Jawanya. Ini merupakan akulturasi dan penggabungan," kata Sandiaga dalam sambutannya, dikutip dari Instagram @sandiuno, Senin (18/9/2023).
Penggabungan dua arsitektur rumah adat itu, disebut Sandiaga, terinspirasi dari tokoh ulama Lasem, Kyai Ma'shum dan Kyai Baidhowi.
"Ini terinspirasi oleh tokoh ulama Lasem, Kyai Ma'shum yang merupakan keturunan Sultan Minangkabau dan Kyai Baidhowi keturunan ningrat Jawa," jelasnya.
Museum Islam Nusantara sendiri memiliki koleksi artefak, naskah, manuskrip serta narasi tokoh-tokoh Islam yang kaya akan sejarah.
Bangunan museum terdiri dari tiga lantai dengan tiap jendelanya diukir ayat-ayat Al Quran.
Dalam unggahannya, Sandiaga menyebut Museum Islam Nusantara sarat dengan nilai akulturasi juga toleransi. Museum yang berlokasi di komplek Masjid Jami' Lasem ini selain memadukan dua budaya juga berdiri di kawasan pecinan.
"Menurut saya ini (museum) menggabungkan antara bangunan rumah gadang khas Sumatera Barat juga ada rumah adat Jawanya. Ini merupakan akulturasi dan penggabungan," kata Sandiaga dalam sambutannya, dikutip dari Instagram @sandiuno, Senin (18/9/2023).
Penggabungan dua arsitektur rumah adat itu, disebut Sandiaga, terinspirasi dari tokoh ulama Lasem, Kyai Ma'shum dan Kyai Baidhowi.
"Ini terinspirasi oleh tokoh ulama Lasem, Kyai Ma'shum yang merupakan keturunan Sultan Minangkabau dan Kyai Baidhowi keturunan ningrat Jawa," jelasnya.
Museum Islam Nusantara sendiri memiliki koleksi artefak, naskah, manuskrip serta narasi tokoh-tokoh Islam yang kaya akan sejarah.
Bangunan museum terdiri dari tiga lantai dengan tiap jendelanya diukir ayat-ayat Al Quran.