Terpencil, Pemandian Alam Jene’Tallasa Justru Disukai Anak-anak
Andi amriani
Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:04 WIB
Pemandian Alam JeneTallasa (foto: Andi Amriani)
Jene’Tallasa merupakan salah satu tempat wisata yang jadi idola warga Kabupaten Gowa. Pesona alamnya yang indah membuat warga berbondong-bondong berwisata bersama keluarga.
Sejak diresmikan tahun 2016, pemandian yang luasnya sekitar 20 hektare ini tiap hari ramai pengunjung. Suasana alam yang sejuk dan bersih tidak hanya menarik perhatian warga kabupaten Gowa saja tetapi juga menarik perhatian warga dari berbagai daerah.
Awalnya, pemandian yang memiliki empat kolam renang ini, hanya diperuntukkan untuk tempat rekreasi bagi warga yang tinggal di sekitar Desa Paraikatte atau yang terdekat dari wahana permandian Jene’tallasa.
Namun seiiring berkembangnya informasi tentang adanya pemandian alam tersebut, warga dari daerah lain pun berbondong-bondong berkunjung.
Jene’tallasa menjadi tempat favorit warga untuk menghabiskan akhir pekan. Selain lokasinya tidak jauh dari kota, tempatnya sangat bersih, tarif masuk ke wahana pemandian juga relatif murah. Saat berkunjung di hari biasa, pengunjung hanya mengeluarkan uang sebesar Rp20.000 untuk orang dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak.
Namun, tarifnya berbeda di akhir pekan atau tanggal merah dimana untuk orang dewasa dibandrol Rp25.000 sementara untuk anak-anak Rp20.000. Permandian alam ini, terbuka setiap hari mulai pukul 08.00 wita sampai pukul 17.00 wita.
Salah seorang pengunjung, Firman yang ditemui, Senin (30/8/2021) mengatakan, sudah dua kali dia berkunjung bersama keluarganya ke pemandian yang terletak di kabupaten Gowa itu. Waktu itu, hari libur, pengunjung sangat ramai. “Karena itulah kami memilih hari biasa, setelah anak-anak sekolah daring,” katanya.
Sejak diresmikan tahun 2016, pemandian yang luasnya sekitar 20 hektare ini tiap hari ramai pengunjung. Suasana alam yang sejuk dan bersih tidak hanya menarik perhatian warga kabupaten Gowa saja tetapi juga menarik perhatian warga dari berbagai daerah.
Awalnya, pemandian yang memiliki empat kolam renang ini, hanya diperuntukkan untuk tempat rekreasi bagi warga yang tinggal di sekitar Desa Paraikatte atau yang terdekat dari wahana permandian Jene’tallasa.
Namun seiiring berkembangnya informasi tentang adanya pemandian alam tersebut, warga dari daerah lain pun berbondong-bondong berkunjung.
Jene’tallasa menjadi tempat favorit warga untuk menghabiskan akhir pekan. Selain lokasinya tidak jauh dari kota, tempatnya sangat bersih, tarif masuk ke wahana pemandian juga relatif murah. Saat berkunjung di hari biasa, pengunjung hanya mengeluarkan uang sebesar Rp20.000 untuk orang dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak.
Namun, tarifnya berbeda di akhir pekan atau tanggal merah dimana untuk orang dewasa dibandrol Rp25.000 sementara untuk anak-anak Rp20.000. Permandian alam ini, terbuka setiap hari mulai pukul 08.00 wita sampai pukul 17.00 wita.
Salah seorang pengunjung, Firman yang ditemui, Senin (30/8/2021) mengatakan, sudah dua kali dia berkunjung bersama keluarganya ke pemandian yang terletak di kabupaten Gowa itu. Waktu itu, hari libur, pengunjung sangat ramai. “Karena itulah kami memilih hari biasa, setelah anak-anak sekolah daring,” katanya.