Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home wisata halal detail berita

Mengisi Akhir Pekan dengan Berpetualang dan Tadabur Alam

ahmad zuhdi Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:39 WIB
Mengisi Akhir Pekan dengan Berpetualang dan Tadabur Alam
LANGIT7.ID-Jakarta; - Ketika akhir pekan tiba, jalanan dan berbagai tempat wisata seketika dipadati oleh orang-orang yang ingin berlibur. Ada yang mendaki gunung, menyusuri pantai, atau sekadar berkendara mengunjungi daerah baru demi melepaskan penat dari rutinitas pekanan.

Bagi seorang muslim, momen berlibur dan berpetualang ini sejatinya bisa bernilai jauh lebih dalam dari sekadar rekreasi, melainkan menjadi sarana untuk mengerti arti penciptaan dunia dan bersyukur atas kuasa Allah SWT. Allah SWT mengingatkan pentingnya berjelajah melalui firman-Nya dalam Surah Al-Mulk ayat 15.

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهِ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

"Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan." (QS al-Mulk: 15).

Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan Dialah yang menjadikan bumi mudah dijelajahi bagi manusia, maka manusia diperintahkan untuk berjalan di segala penjurunya dan memakan sebagian dari rezeki-Nya, sebab hanya kepada-Nyalah semua makhluk akan kembali setelah dibangkitkan.

Melalui ayat ini, terdapat pelajaran penting mengenai hakikat bumi yang bersifat dzaluul, atau mudah dijelajahi. Dalam Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab dikutip dari Tafsiralquran.id, dijelaskan bahwa Allah SWT telah menundukkan bumi sedemikian rupa agar aman dipijak. Meskipun bumi berbentuk bulat dan terus berputar pada porosnya, Allah tetap memberikan kestabilan sehingga kita bisa menjelajah tanpa khawatir.

Keunikan ini diperkuat dalam Safwah At-Tafasir yang mengartikan kata tersebut sebagai permukaan yang lunak dan mudah berjalan di atasnya, serta dalam Tafsir Al-Azhar yang memaknainya sebagai posisi yang rendah di bawah kaki manusia. Maka, setinggi apa pun gunung yang kita daki di akhir pekan, puncaknya akan tetap berada di bawah pijakan manusia atas izin Allah.

Tafsir ayat ini juga memotivasi manusia untuk bergerak ke berbagai kawasan demi urusan mata pencaharian, perniagaan, maupun mencari kemaslahatan hidup. Namun perjalanan ini juga mengajarkan ketundukan bahwa ke mana pun melangkah, segala upaya tidak akan membuahkan hasil kecuali atas kehendak dan kemudahan dari Allah SWT.

Mengenai ikhtiar bergerak mencari rezeki ini, Rasulullah ﷺ mengumpamakannya seperti seekor burung yang pergi di pagi hari dalam keadaan lapar, dan pulang di petang hari dalam keadaan kenyang karena ia bertawakal sembari tetap bergerak aktif menjemput rezeki.

Menjelajah bumi dan menyaksikan keindahan alam pada akhirnya akan membuka mata serta hati bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. Semua keindahan fisik bumi bisa berakhir kapan saja jika Allah menghendaki.

Melalui petualangan dan perjalanan, manusia diharapkan dapat memetik banyak hikmah, memperluas pengetahuan, serta memahami hakikat kehidupan yang fana. Melihat langsung tanda-tanda kebesaran Allah di alam terbuka akan membuat hati semakin merunduk, bertasbih, dan khusyuk kepada-Nya, sembari menyadari bahwa hanya kepada-Nyalah semua manusia akan dikembalikan.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan