IndoBisa 2023 Diharapkan Mengakselerasi Pengembangan Ekonomi Digital
Tim langit 7
Selasa, 26 September 2023 - 22:00 WIB
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya (tengah) bersama Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Anggara Hayun Anujuprana (kiri)
Program Indonesia Business Startup Matchmaking (IndoBisa) 2023 diharapkan dapat memicu akselerasi pengembangan sektor ekonomi digital di Indonesia.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung penuh program tersebut.
Dalam peluncuran program IndoBisa 2023 di sela-sela "The Weekly Brief With Sandi Uno", di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023),
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya mengatakan IndoBisa merupakan program kolaborasi antara Kemenparekraf dengan Pijar Foundation untuk mengembangkan potensi ekonomi perusahaan startup di Indonesia.
Baca juga:Istana Berbatik Momentum Promosi Batik ke Level Internasional
Upaya pengembangan startup ini dinilai sangat menjanjikan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun, ada 2.346 perusahaan startup di Indonesia pada 2022.
"Ini saya kira bisa menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki peluang yang besar untuk mewujudkan kemandirian ekonomi digital dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara. Indonesia juga mengalami pertumbuhan ekonomi digital yang lebih pesat seiring bertambahnya populasi," kata Nia.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung penuh program tersebut.
Dalam peluncuran program IndoBisa 2023 di sela-sela "The Weekly Brief With Sandi Uno", di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023),
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya mengatakan IndoBisa merupakan program kolaborasi antara Kemenparekraf dengan Pijar Foundation untuk mengembangkan potensi ekonomi perusahaan startup di Indonesia.
Baca juga:Istana Berbatik Momentum Promosi Batik ke Level Internasional
Upaya pengembangan startup ini dinilai sangat menjanjikan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun, ada 2.346 perusahaan startup di Indonesia pada 2022.
"Ini saya kira bisa menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia memiliki peluang yang besar untuk mewujudkan kemandirian ekonomi digital dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara. Indonesia juga mengalami pertumbuhan ekonomi digital yang lebih pesat seiring bertambahnya populasi," kata Nia.