Ziarah Makam Imam Bukhori
Tim langit 7
Sabtu, 30 September 2023 - 10:45 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis
Siapa umat Islam yg tak kenal Imam Bukhori? Yaitu Abu Abdillah Muhammad bin Ismail Al-Ja’fi Al-Bukhari, lahir di Bukhoro, 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M) - wafat di Khartank, 1 Syawal 265 H (1 September 870 M), atau lebih dikenal Imam Bukhari, adalah ahli hadits yang masyhur.
Sebagian ulama menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (pemimpin orang-orang yang beriman dalam hal ilmu hadis). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.
Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadis shahih, Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadis, mengumpulkan dan menyeleksi hadisnya. Di antara kota-kota yang disinggahinya antara lain Basrah, Mesir, Hihaz (Mekkah dan Madinah), Kufah, Baghdad.
Baca juga:Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di Berbagai Negara
Di Baghdad, Imam Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan seorang ulama besar, Ahmad bin Hanbal. Di kota-kota itu ia bertemu dengan 80.000 perawi. Dari mereka ia mengumpulkan dan menghafal satu juta hadis. Kemudian menyaringnya menjadi 7.275 hadis.
komplek makam Imam Bukhari yang terletak di desa Khartank, sekitar 25 kilometer dari Samarkand, telah menjadi salah satu wisata umat Islam seluruh dunia. Ini berkat jasa Presiden Soekarno.
Sejarah Soekarno dengan bangsa Uzbekistan dimulai ketika paska Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Pemerintah Soviet mengundang Presiden Soekarno untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Moskow.
Sebagian ulama menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (pemimpin orang-orang yang beriman dalam hal ilmu hadis). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.
Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadis shahih, Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadis, mengumpulkan dan menyeleksi hadisnya. Di antara kota-kota yang disinggahinya antara lain Basrah, Mesir, Hihaz (Mekkah dan Madinah), Kufah, Baghdad.
Baca juga:Tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di Berbagai Negara
Di Baghdad, Imam Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan seorang ulama besar, Ahmad bin Hanbal. Di kota-kota itu ia bertemu dengan 80.000 perawi. Dari mereka ia mengumpulkan dan menghafal satu juta hadis. Kemudian menyaringnya menjadi 7.275 hadis.
komplek makam Imam Bukhari yang terletak di desa Khartank, sekitar 25 kilometer dari Samarkand, telah menjadi salah satu wisata umat Islam seluruh dunia. Ini berkat jasa Presiden Soekarno.
Sejarah Soekarno dengan bangsa Uzbekistan dimulai ketika paska Konferensi Asia Afrika tahun 1955. Pemerintah Soviet mengundang Presiden Soekarno untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Moskow.