Niat Awal Bantu Orang Tua, Kini Sukses Punya Bisnis Fesyen Hingga Penjualan ke Luar Negeri
Mahmuda attar hussein
Selasa, 31 Agustus 2021 - 20:35 WIB
Ilustrasi fesyen muslim Arifaturrahman asal Tulungagung, Jawa Timur. Foto: Langit7/Istock
Menjadi pebisnis atau enterpreuneur tren di kalangan milenial beberapa tahun belakangan. Tujuannya pun beragam, mulai dari meraih kesuksesan, hingga mengurangi tingkat pengangguran.
Namun, tidak banyak orang yang memulai sebuah usaha dengan tujuan mulia, seperti meringankan beban orang tua. Seperti yang dilakukan oleh muslim asal Tulungagung, Jawa Timur, Arifaturrahman.
Bahkan saking tidak kuasa melihat orang tuanya yang mulai renta terus bekerja menyambung hidup, Arif, sapaan akrabnya, harus mundur dari pendidikannya di perguruan tinggi. Bukan pilihan yang mudah, tapi baginya itu adalah keputusan yang dianggap cukup tepat.
Muslim 29 tahun ini menceritakan, memulai berbisnis sejak berusia 21 tahun, saat dirinya baru menjalani kuliah di semester tiga. Pada saat masih mengenyam pendidikannya di perguruan tinggi itu, usaha yang dirintisnya bertujuan memiliki penghasilan sendiri demi biaya kuliah tanpa harus meminta kepada orang tua.
Tepatnya pada 2013 lalu, tren busana muslimah sedang marak di pasaran, ia mencoba untuk terjun langsung meramaikan bisnis di bidang tersebut. Berawal dari uang Rp100 ribu yang dipinjamnya dari orang tua, ia mulai membelikan kain dan membuat satu potong baju muslimah yang akhirnya di iklankan di media sosial.
“Saat itu saya langsung buat akun twitter untuk jualan, karena memang pada dasarnya saya suka ngulik twitter, mulai menaikkan followers, berjualan, hingga deskripsi penjualan produk di twitter. Produk pertama yang saya pasarkan itu, saya buka dengan sistem pre order, dan Alhamdullah di minggu pertama bisa laku 10 baju. Semakin hari pun semakin banyak yang terjual,” jelasnya dikutip dari kanal Youtube PecahTelur.
Baca juga:Tidak Pelit Ilmu, Muslim Ini Sukses Kembangkan Peternakan Burung Puyuh
Namun, tidak banyak orang yang memulai sebuah usaha dengan tujuan mulia, seperti meringankan beban orang tua. Seperti yang dilakukan oleh muslim asal Tulungagung, Jawa Timur, Arifaturrahman.
Bahkan saking tidak kuasa melihat orang tuanya yang mulai renta terus bekerja menyambung hidup, Arif, sapaan akrabnya, harus mundur dari pendidikannya di perguruan tinggi. Bukan pilihan yang mudah, tapi baginya itu adalah keputusan yang dianggap cukup tepat.
Muslim 29 tahun ini menceritakan, memulai berbisnis sejak berusia 21 tahun, saat dirinya baru menjalani kuliah di semester tiga. Pada saat masih mengenyam pendidikannya di perguruan tinggi itu, usaha yang dirintisnya bertujuan memiliki penghasilan sendiri demi biaya kuliah tanpa harus meminta kepada orang tua.
Tepatnya pada 2013 lalu, tren busana muslimah sedang marak di pasaran, ia mencoba untuk terjun langsung meramaikan bisnis di bidang tersebut. Berawal dari uang Rp100 ribu yang dipinjamnya dari orang tua, ia mulai membelikan kain dan membuat satu potong baju muslimah yang akhirnya di iklankan di media sosial.
“Saat itu saya langsung buat akun twitter untuk jualan, karena memang pada dasarnya saya suka ngulik twitter, mulai menaikkan followers, berjualan, hingga deskripsi penjualan produk di twitter. Produk pertama yang saya pasarkan itu, saya buka dengan sistem pre order, dan Alhamdullah di minggu pertama bisa laku 10 baju. Semakin hari pun semakin banyak yang terjual,” jelasnya dikutip dari kanal Youtube PecahTelur.
Baca juga:Tidak Pelit Ilmu, Muslim Ini Sukses Kembangkan Peternakan Burung Puyuh