Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Tidak Pelit Ilmu, Muslim Ini Sukses Kembangkan Peternakan Burung Puyuh

mahmuda attar hussein Selasa, 31 Agustus 2021 - 16:00 WIB
Tidak Pelit Ilmu, Muslim Ini Sukses Kembangkan Peternakan Burung Puyuh
Ilustrasi bisnis burung puyuh. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Burung puyuh memiliki banyak manfaat. Mulai dari telur hingga dagingnya berguna bagi manusia. Bahkan, limbah puyuh pun bisa dimanfaatkan untuk beberapa kepentingan peternakan dan pertanian.

Melihat tidak ada yang terbuang sia-sia dari puyuh, muslim asal Yogyakarta, Kusmono, tertarik menekuni bisnis unggas. Selain itu, kecintaannya terhadap dunia peternakan juga mendorongnya membuat usaha peternakan burung puyuh di Yogyakarta, yang diberi nama Elvano Puyuh.

Kusmono tadinya berprofesi sebagai supir taksi online bandara. Namun karena kebijakan pemerintah yang memindahkan Bandara Yogyakarta Adisutjipto ke Kulon Progo, yang terbilang memiliki jarak cukup jauh baginya, akhirnya ia membulatkan tekad fokus menjalankan usaha peternakan puyuhnya.

“Saya memang memiliki basic keterampilan di bidang peternakan puyuh ini. Awalnya saya mulai merintis perlahan dengan populasi burung puyuh sekitar seribu ekor, dengan hasil panennya telur untuk konsumsi. Sampai berkembang kepada penetasan mesin, dan bisa membangun peternakan puyuh yang lebih besar,” ujarnya dikutip dari kanal Youtube CapCapung.

Baca juga: Tetap Bersyukur Setelah Kecurian, Peternakan Murai Batu di Bogor Kini Berkembang Lebih Besar

Kusmono mengisahkan, awal merintis peternakannya ini dimulai dari ukuran kandang 3x6 meter, dengan dinding geribik dan genteng bekasan. Dengan kandang peternakan yang relatif terbatas ini, hanya mampu menampung populasi burung puyuh seribu ekor.
Tidak Pelit Ilmu, Muslim Ini Sukses Kembangkan Peternakan Burung Puyuh
Seiring waktu, dengan permintaan hasil panen burung puyuh yang terus meningkat, Kumono memutuskan untuk mencari lahan untuk membangun peternakan puyuhnya lebih besar. Saat ini, Elvano Puyuh telah memiliki indukan sebanyak 2.000 ekor, sementara puyuh untuk pembibitan dan pembesaran sebanyak 20 ribu ekor per bulannya.

“Sekarang pun saya berfokus di pembibitan, untuk telur kita bentuk mitra mandiri. Jadi untuk yang mau beternak tapi tidak bisa jual, maka awalnya kita bantu jualkan. Saya juga sudah punya relasi yang cukup baik dalam pemasaran, dari jatuh-bangun Alhamdulillah sekarang bisa berkembang seperti ini,” jelasnya.

Perawatan puyuh terbilang cukup mudah, hanya cukup memastikan ketersediaan pakan dan minum di kandang. Sementara proses pembibitan, melalui mesin penetasan selama 16-17 hari hingga menetas. Setelah itu dibesarkan hingga usia 45 hari.

“Puyuh yang bagus masa produksi itu selama 45 hari. Kita jual puyuh remaja di usia 28 hari, tapi semua tergantung permintaan, karena ada juga yang minta sejak pecah dari telur,” jelasnya.

Kusmono juga tergolong tidak pelit ilmu, karena ia selalu mempersialakan siapa pun untuk datang ke peternakannya dan membagi ilmu seputar seluk-beluk peternakan burung puyuh bagi yang ingin memulai usaha ini. Ia berpesan kepada peternak pemula, untuk tidak secara asal melakukan usaha peternakan puyuh, sebab tidak semua burung puyuh memiliki kesamaan.

“Saya di sini indukan ada silsilahnya untuk menjamin kualitas yang dihasilkan. Sementara untuk kendala biasanya berasal dari siklus cuaca, karena ketika panas itu kita harus kontrol dan berikan kipas, serta sirkulasi udara juga harus pas,” ujarnya.

Baca juga: Berawal dari Hobi, Muslim Yogyakarta Ini Punya Kolam Budi Daya Koi 1 Hektar

Kusmono menjelaskan, kecintaannya terhadap burung puyuh karena memiliki banyak manfaat. Seperti limbah kotoran yang bisa dimanfaatkan sebagai biogas, pakan ikan, dan pupuk.
Tidak Pelit Ilmu, Muslim Ini Sukses Kembangkan Peternakan Burung Puyuh
Selain itu, limbah telurnya pun bisa dimanfaatkan pula untuk pakan ikan konsumsi di peternakan. Sementara anakan puyuh yang mati juga bisa kita berikan untuk pakan ikan, seperti lele.

“Limbah dari puyuh ini tidak ada yang terbuang. Semua ada manfaatnya, itulah yang membuat saya suka beternak puyuh,” jelasnya.

Kusmono mengaku memasarkan hasil panen dari peternakannya ini melalui facebook, per orangan, dan langganan. Ia meyakini, burung puyuh memiliki prospek yang terbilang baik di pasaran, karena sampai saat ini masih banyak permintaan, mulai dari telur hingga bibitnya.

“Untuk peternak pemula kalau mau beternak puyuh maka langkah awal yang perlu dilakukan adalah menimbulkan kecintaan terhadap puyuh itu sendiri. Kalau mau beternak puyuh, coba-coba itu boleh tapi semangatnya pun harus ada. Buat saya, dalam usaha perlu saling membantu. Apalagi terkait seluk-beluk ilmu dalam bidang yang digeluti. Jadi buat apa menutupi ilmu bisnis, seperti saya pun siapa yang ingin belajar selalu saya sambut baik,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)