Pelaku Usaha Parekraf Dapat Fasilitas Kredit dari Perbankan
Tim langit 7
Selasa, 24 Oktober 2023 - 06:09 WIB
Kemenparekraf menggelar Coaching Clinic KUR (Kredit Usaha Rakyat) Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Coaching Clinic KUR (Kredit Usaha Rakyat) Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung.
Coaching Clinic KUR merupakan program kerja sama antara Direktorat Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Poltekpar NHI Bandung, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia Kanwil Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional Jawa Barat, dan NGO Strive Indonesia.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani mengatakan kegiatan ini mempertemukan pelaku perbankan dan pelaku usaha parekraf agar dapat mengakses KUR sekaligus mendapatkan informasi tentang tata cara pengajuannya.
“Diharapkan para pelaku usaha parekraf bisa memanfaatkan program pembiayaan ini agar bisa meningkatkan jumlah produksi,” kata Rizki.
Baca juga:Keren! Indonesia Raih Penghargaan Best Tourism Village 2023 dari UNWTO
Rizki menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2020, jumlah UMKM sekitar 64 juta atau 99,9 persen dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia. Dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 60 persen, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja sekitar 97 persen.
“UMKM sebagai pilar utama perekonomian Indonesia dan menjadi sangat strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional,” kata Rizki.
Coaching Clinic KUR merupakan program kerja sama antara Direktorat Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Poltekpar NHI Bandung, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia Kanwil Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional Jawa Barat, dan NGO Strive Indonesia.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani mengatakan kegiatan ini mempertemukan pelaku perbankan dan pelaku usaha parekraf agar dapat mengakses KUR sekaligus mendapatkan informasi tentang tata cara pengajuannya.
“Diharapkan para pelaku usaha parekraf bisa memanfaatkan program pembiayaan ini agar bisa meningkatkan jumlah produksi,” kata Rizki.
Baca juga:Keren! Indonesia Raih Penghargaan Best Tourism Village 2023 dari UNWTO
Rizki menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2020, jumlah UMKM sekitar 64 juta atau 99,9 persen dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia. Dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 60 persen, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja sekitar 97 persen.
“UMKM sebagai pilar utama perekonomian Indonesia dan menjadi sangat strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional,” kata Rizki.