Abdul Mu’ti Ingatkan Masyarakat Jeli Pilih Wakil Rakyat
Tim langit 7
Selasa, 31 Oktober 2023 - 08:00 WIB
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti.
Pemilu Serentak Tahun 2024 untuk memilih Presiden dan anggota legislatif (DPR) dilaksanakan pada Rabu (14/2/2024) mendatang.
Memasuki keriuhan tahun politik, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti berpesan agar masyarakat tidak larut dalam euforia yang berlebihan. Sebab selain telah berlangsung lebih dari lima kali sejak reformasi, pesta politik tidak banyak memberikan perubahan mendasar bagi kehidupan.
“Karena tentu Presiden dan Wakil Presiden memiliki kedudukan yang sangat penting tetapi bukanlah posisi yangsegala-galanya karena presiden, wakil presiden itu memegang jabatan sesuai dengan undang-undang dasar dan memiliki hak dan kewenangan yang juga diatur secara undang-undang".
"Ini saya kira persoalan pemilihan presiden wakil presiden dan pemilihan legislatif itu adalah peristiwa politik yang biasa-biasa saja, bukan peristiwa politik yangextraordinary sehingga tentu kita seharusnya juga menyikapinya secara biasa-biasa saja, begitu,” pesan Mu’ti.
Mu’ti lalu berpesan agar masyarakat tidak memandang Pilpres 2024 sebagai suatu yang layak dipertaruhkan secara absolut dan mati-matian.
Di sisi lain, dia menghimbau masyarakat turut menaruh perhatian pada pemilihan legislatif mengingat fungsi DPR adalah memproduksi undang-undang, pengawasan, dan wewenang untuk menyusun anggaran dan berbagai kebijakan yang tak kalah pentingnya bagi kesejahteraan masyarakat.
“Bahkan dalam beberapa hal menyangkut pemilihan para pejabat di lembaga-lembaga negara sehingga karena itu kita juga jangan sampai terlalu fokus dalam pemilihan presiden dan wakil presiden kemudian mengabaikan artipenting pemilihan anggota legislatif,” pesannya.
Memasuki keriuhan tahun politik, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti berpesan agar masyarakat tidak larut dalam euforia yang berlebihan. Sebab selain telah berlangsung lebih dari lima kali sejak reformasi, pesta politik tidak banyak memberikan perubahan mendasar bagi kehidupan.
“Karena tentu Presiden dan Wakil Presiden memiliki kedudukan yang sangat penting tetapi bukanlah posisi yangsegala-galanya karena presiden, wakil presiden itu memegang jabatan sesuai dengan undang-undang dasar dan memiliki hak dan kewenangan yang juga diatur secara undang-undang".
"Ini saya kira persoalan pemilihan presiden wakil presiden dan pemilihan legislatif itu adalah peristiwa politik yang biasa-biasa saja, bukan peristiwa politik yangextraordinary sehingga tentu kita seharusnya juga menyikapinya secara biasa-biasa saja, begitu,” pesan Mu’ti.
Mu’ti lalu berpesan agar masyarakat tidak memandang Pilpres 2024 sebagai suatu yang layak dipertaruhkan secara absolut dan mati-matian.
Di sisi lain, dia menghimbau masyarakat turut menaruh perhatian pada pemilihan legislatif mengingat fungsi DPR adalah memproduksi undang-undang, pengawasan, dan wewenang untuk menyusun anggaran dan berbagai kebijakan yang tak kalah pentingnya bagi kesejahteraan masyarakat.
“Bahkan dalam beberapa hal menyangkut pemilihan para pejabat di lembaga-lembaga negara sehingga karena itu kita juga jangan sampai terlalu fokus dalam pemilihan presiden dan wakil presiden kemudian mengabaikan artipenting pemilihan anggota legislatif,” pesannya.