Seoul Central Mosque, Masjid Terbesar dan Pusat Makanan Halal di Korea Selatan
Muhajirin
Rabu, 01 November 2023 - 06:00 WIB
Seoul Central Mosque merupakan masjid pertama atau tertua di Korea Selatan yang berdiri sebagai masjid pada 1976
Seoul Central Mosque merupakan masjid pertama atau tertua di Korea Selatan yang berdiri sebagai masjid pada 1976. Lokasi masjid ini berada di Hannam-dong, Distrik Yongsan, Itaewon, Seoul, Korea Selatan.
Berdasarkan catatan The Seoul Guide, geografis masjid ini berdiri tepat di puncak bukit. Tempat itu dikunjungi orang-orang pada akhir pekan demi memperoleh ajaran Islam. Selain itu, di sana ceramah juga disediakan dalam bahasa Inggris dan Arab (selain bahasa Korea yang menjadi bahasa utama).
Korean E Tour menjelaskan, Seoul Central Mosque merpakan tempat ibadah umat Islam di Korea. Di dalamnya orang-orang bisa mendapatkan pendidikan Islam beserta budaya-budayanya.
Mulai 1962, Korean Muslim Federation (KMF) mendapatkan bantuan keuangan dari Malaysia sebesar 33 ribu dolar Amerika Serikat. Memasuki 1970, beberapa negara Islam dari timur tengah ikut serta berkontribusi.
Baca juga:6 Masjid Ini Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Korea Selatan
Tepat 1974, pembangunan dilakukan di atas tanah yang diberikan pemerintahan Korea Selatan. Luas tanah yang didonasikan mereka kala itu adalah 5.000 meter persegi. Kemudian, tepat pada 21 Mei 1976, masjid ini resmi dibuka.
Selain komunitas Muslim Korea, ternyata penduduk atau wisatawan non muslim juga ada yang mengunjungi tempat ini. Namun, ada aturan untuk mengenakan pakaian sopan (standar Muslim) jika ada orang non-Muslim berkunjung. Pihak masjid ini menyediakan barang seperti jilbab, rok, dan beberapa pakaian lainnya.
Berdasarkan catatan The Seoul Guide, geografis masjid ini berdiri tepat di puncak bukit. Tempat itu dikunjungi orang-orang pada akhir pekan demi memperoleh ajaran Islam. Selain itu, di sana ceramah juga disediakan dalam bahasa Inggris dan Arab (selain bahasa Korea yang menjadi bahasa utama).
Korean E Tour menjelaskan, Seoul Central Mosque merpakan tempat ibadah umat Islam di Korea. Di dalamnya orang-orang bisa mendapatkan pendidikan Islam beserta budaya-budayanya.
Mulai 1962, Korean Muslim Federation (KMF) mendapatkan bantuan keuangan dari Malaysia sebesar 33 ribu dolar Amerika Serikat. Memasuki 1970, beberapa negara Islam dari timur tengah ikut serta berkontribusi.
Baca juga:6 Masjid Ini Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Korea Selatan
Tepat 1974, pembangunan dilakukan di atas tanah yang diberikan pemerintahan Korea Selatan. Luas tanah yang didonasikan mereka kala itu adalah 5.000 meter persegi. Kemudian, tepat pada 21 Mei 1976, masjid ini resmi dibuka.
Selain komunitas Muslim Korea, ternyata penduduk atau wisatawan non muslim juga ada yang mengunjungi tempat ini. Namun, ada aturan untuk mengenakan pakaian sopan (standar Muslim) jika ada orang non-Muslim berkunjung. Pihak masjid ini menyediakan barang seperti jilbab, rok, dan beberapa pakaian lainnya.