Sandiaga Targetkan 4.000 Pelaku Parekraf di DSP Labuan Bajo Dapat Vaksinasi
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 01 September 2021 - 16:36 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (foto: Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mendorong akselerasi percepatan vaksinasi bagi para pelaku parekraf di Destinasi Super Prioritas (DSP) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). .
Sandiaga Uno menjelaskan, berdasarkan data dari Kemenkes sampai 31 Agustus 2021 menunjukkan masyarakat Indonesia yang menerima vaksin sudah mencapai 30,6 persen untuk dosis pertama. Sementara di Kabupaten Manggarai Barat sendiri baru 25 persen masyarakat yang telah divaksin.
"Untuk itu perlu kita kejar dan akselerasi, karena Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ini merupakan salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas. 4.000 pelaku parekraf dan masyarakat ditargetkan mendapat vaksin dosis pertama selama empat hari mulai 1-4 September 2021," kata Sandiaga saat menghadiri pembukaan sentra vaksinasi di DSP Labuan Bajo, Rabu (1/9).
Sandiaga juga mengapresiasi Danone Indonesia yang sangat mendukung program pelaku Baku Bantu Labuan Bajo sebagai bentuk KolaborAksi. Menurutnya, program ini merupakan upaya mencapai target 450.000 pelaku parekraf yang mendapatkan vaksin hingga September 2021.
"Saat ini vaksinasi sektor parekraf sudah menyentuh sebanyak 300.000 pelaku parekraf di 37 sentra vaksinasi, target kami pada September 2021 mencapai 450.000 pelaku parekraf divaksin dengan pola 3G, Gercep, Geber, dan Gaspol," ujarnya.
Baca juga:Menparekraf Pastikan Pengembangan DSP Labuan Bajo Sesuai Prinsip Wisata Berkelanjutan
Sentra vaksinasi, lanjut Sandiaga, harus dibekali kemampuan manajemen komunikasi dengan narasi tunggal. Bila perlu, pada saat fase observasi bisa menggunakan alat musik sebagai bentuk pendekatannya.
Sandiaga Uno menjelaskan, berdasarkan data dari Kemenkes sampai 31 Agustus 2021 menunjukkan masyarakat Indonesia yang menerima vaksin sudah mencapai 30,6 persen untuk dosis pertama. Sementara di Kabupaten Manggarai Barat sendiri baru 25 persen masyarakat yang telah divaksin.
"Untuk itu perlu kita kejar dan akselerasi, karena Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ini merupakan salah satu dari 5 Destinasi Super Prioritas. 4.000 pelaku parekraf dan masyarakat ditargetkan mendapat vaksin dosis pertama selama empat hari mulai 1-4 September 2021," kata Sandiaga saat menghadiri pembukaan sentra vaksinasi di DSP Labuan Bajo, Rabu (1/9).
Sandiaga juga mengapresiasi Danone Indonesia yang sangat mendukung program pelaku Baku Bantu Labuan Bajo sebagai bentuk KolaborAksi. Menurutnya, program ini merupakan upaya mencapai target 450.000 pelaku parekraf yang mendapatkan vaksin hingga September 2021.
"Saat ini vaksinasi sektor parekraf sudah menyentuh sebanyak 300.000 pelaku parekraf di 37 sentra vaksinasi, target kami pada September 2021 mencapai 450.000 pelaku parekraf divaksin dengan pola 3G, Gercep, Geber, dan Gaspol," ujarnya.
Baca juga:Menparekraf Pastikan Pengembangan DSP Labuan Bajo Sesuai Prinsip Wisata Berkelanjutan
Sentra vaksinasi, lanjut Sandiaga, harus dibekali kemampuan manajemen komunikasi dengan narasi tunggal. Bila perlu, pada saat fase observasi bisa menggunakan alat musik sebagai bentuk pendekatannya.