home global news

Jaga Gaza Tetap Online, Pahlawan Telekomunikasi Pertaruhkan Nyawa di Bawah Gempuran Israel

Kamis, 23 November 2023 - 14:00 WIB
Di balik berita yang Anda diterima tiap hari, ada pahlawan bekerja siang dan malam memastikan Gaza tetap bisa online.
Di balik berita yang Anda diterima tiap hari, ada pahlawan yang bekerja siang dan malam memastikan Gaza tetap bisa online. Bukan perkara mudah, sebab mereka harus memastikan kabel yang ditanam di dalam tanam tidak terkena dampak pengeboman.

Ahmed merupakan karyawan perusahaan telekomunikasi di Jalur Gaza mempertaruhkan nyawa untuk menjaga jaringan tetap berjalan dan Jalur Gaza tetap terhubung ke internet.

Pengoperasian jaringan komunikasi di Gaza diperlukan untuk layanan penyelamatan dan pertahanan sipil dalam menjangkau korban luka. Bagi jurnalis, jaringan diperlukan untuk mendokumentasikan realitas kondisi di lapangan kepada dunia luar.

Ahmed adalah salah satu karyawan yang dihubungi oleh Pusat Operasi Jaringan di Perusahaan Telekomunikasi Palestina (Paltel). Suatu ketika, pukul 10.00 malam, dia mendapat telepon diminta segera memverifikasi pengoperasian jaringan setelah pemadaman listrik di Gaza.

Ahmed tidak ragu-ragu, dan berjalan melewati kota selama pengeboman udara Israel yang intens. Dia menghentikan ambulans yang lewat untum menebeng berharap hal itu akan memberinya keamanan dari serangan Israel.

Baca juga:Lazisnu se-Jatim Himpun dan Serahkan Donasi Palestina Rp2,6 Miliar

“Saya mengatakan kepada pengemudi bahwa jika saya tidak dapat memperbaiki generator, orang-orang seperti dia tidak akan dapat menjangkau warga sipil yang terluka. Kami tidak lebih baik dan tidak kalah pentingnya dibandingkan staf medis, karena panggilan telepon dapat menyelamatkan nyawa,” ujar Ahmed dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Rabu (22/11).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jalur gaza jaringan telekomunikasi israel
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya