PT SMI dan LMI Tanam Ribuan Pohon di Ruas Tol Manado-Bitung
Tim langit 7
Rabu, 29 November 2023 - 12:49 WIB
PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menanam 1.610 pohon di sepanjang ruas jalan Tol Manado- Bitung, Sulawesi Utara
PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) berkolaborasi menanam 1.610 pohon di sepanjang ruas jalan Tol Manado- Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (28/11/2023).
Kegiatan ini memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia setiap 28 November. Pohon yang ditanam antara lain Angsana, Bintaro, Trembesi, Ketapang, dan Tabebuya.
Penanaman ini secara simbolis oleh Direktur Pemasaran dan Kemitraan LMI, Ozi Riyanto, Manajer Relasi PT SMI, Muhammad Mulyadi, Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung, Florysco Partogi Siahaan, dan Kepala Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Ringkuangan.
Ozi Riyanto mengungkapkan, LMI sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana publik, berfungsi sebagai jembatan antara donor dengan penerima manfaat dalam merealisasikan program kebaikan. Termasuk aktivitas yang berkaitan dengan isu lingkungan.
Dia menyampaikan krisis iklim yang tengah terjadi berdampak langsung terhadap masyarakat. Misalnya saja, akibat krisis iklim mengakibatkan para petani mengalami gagal tanam hingga gagal panen.
Para nelayan kecil kesulitan mencari ikan karena ombak tinggi tak menentu. Hingga kekeringan panjang yang mengakibatkan sulitnya mendapatkan air bersih. “Maka upaya kami untuk mencegah krisis iklim semakin buruk adalah melakukan mitigasi, salah satunya adalah lewat program penghijauan ini,” tambahnya.
Penanaman pohon ini merupakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT SMI.
Kegiatan ini memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia setiap 28 November. Pohon yang ditanam antara lain Angsana, Bintaro, Trembesi, Ketapang, dan Tabebuya.
Penanaman ini secara simbolis oleh Direktur Pemasaran dan Kemitraan LMI, Ozi Riyanto, Manajer Relasi PT SMI, Muhammad Mulyadi, Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung, Florysco Partogi Siahaan, dan Kepala Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Ringkuangan.
Ozi Riyanto mengungkapkan, LMI sebagai lembaga filantropi yang mengelola dana publik, berfungsi sebagai jembatan antara donor dengan penerima manfaat dalam merealisasikan program kebaikan. Termasuk aktivitas yang berkaitan dengan isu lingkungan.
Dia menyampaikan krisis iklim yang tengah terjadi berdampak langsung terhadap masyarakat. Misalnya saja, akibat krisis iklim mengakibatkan para petani mengalami gagal tanam hingga gagal panen.
Para nelayan kecil kesulitan mencari ikan karena ombak tinggi tak menentu. Hingga kekeringan panjang yang mengakibatkan sulitnya mendapatkan air bersih. “Maka upaya kami untuk mencegah krisis iklim semakin buruk adalah melakukan mitigasi, salah satunya adalah lewat program penghijauan ini,” tambahnya.
Penanaman pohon ini merupakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PT SMI.