home global news

Pejuang Subuh Merangin Rela Berjalan 24 Jam Demi Titipkan Rp551 Juta untuk Bantu Palestina

Selasa, 05 Desember 2023 - 19:00 WIB
Pejuang Subuh Merangin Rela Berjalan 24 Jam Demi Titipkan Rp551 Juta untuk Bantu Palestina
Lembaga amil, zakat, infak, dan sedekah Muhammadiyah (LazisMu) menerima amanah donasi uang sebanyak Rp551 juta dari Komunitas Pejuang Subuh Marangin, Jambi untuk rakyat Palestina.

Uang hasil donasi Merangin Peduli Palestina yang dilakukan masyarakat dan ASN Kabupaten Merangin diterima langsung oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais beserta jajaran di Kantor Lazismu, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat.

“InsyaAllah dalam waktu dekat akan kita salurkan kepada rakyat Palestina yang memang berhak menerima donasi tersebut. Dan penyaluran donasi ini akan kita lakukan melalui mitra-mitra lokal dan jaringan Muhammadiyah yang tersebar di Timur Tengah dan sekitarnya yang dekat dengan Palestina,” terang Direktur Utama Lazismu, Edi Suryanto, dikutip Selasa (5/12/2023).

Baca juga:4 Cara untuk Meningkatkan Tawakkal kepada Allah

Tak lupa, Edi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Jambi yang diantarkan oleh lima orang perwakilan dari Komunitas Pejuang Subuh Merangin yang menempuh perjalanan sekitar 24 jam.

Bantuan senilai Rp 551 juta itu kata Edi tidak hanya disalurkan dalam bentuk karitas atau bantuan yang sifatnya langsung habis, namun juga akan disalurkan dalam bentuk program berkelanjutan jangka panjang. LazisMu kata Edi berkomitmen untuk mengawal transparansi penyaluran dana masyarakat tersebut.

Mengapresiasi kepedulian masyarakat Merangin, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Imam menegaskan jika aksi kemanusiaan LazisMu dilakukan secara inklusif di berbagai belahan dunia, dengan tetap memperhatikan berbagai permasalahan yang ada di tanah air.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pejuang muslim pejuang subuh palestina donasi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya