Gedung Bersejarah Eks Markas Oelama Direnovasi, Bakal Jadi Apa?
Tim langit 7
Kamis, 07 Desember 2023 - 06:00 WIB
Penampakan gedung bersejarah eks markas oelama di Sidoarjo, Jawa Timur yang rusak parah.Foto/ist
Gedung eks "Markas Besar Oelama" (MBO) di Waru Sidoarjo akan segera dipugar. Proses renovasi tahap pertama terhadap gedung bersejarah yang pernah dijadikan markas para ulama dan santri untuk persiapan perang 10 November 1945 ini dimulai pada 10 Desember 2023.
Ketua Tim Pelaksana Renovasi dan Revitalisasi Gedung MBO A. Afif Amrullah di Surabaya, Rabu (6/12/2023) menjelaskan renovasi harus segera dimulai mengingat intensitas hujan di Jawa Timur sudah mulai tinggi dan sangat berbahaya jika Gedung MBO dibiarkan begitu saja.
“Atapnya bocor dan rawan ambruk. Jadi, renovasi tahap pertama ini akan segera kami mulai. Targetnya untuk membenahi dan menguatkan struktur atap bangunan,” kata pria yang juga Ketua lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PWNU Jawa Timur ini.
Afif menambahkan, tim yang dibentuk oleh PWNU Jawa Timur ini sudah menyiapkan desain dan skenario proses renovasi. Ia merinci tahapannya dibagi menjadi empat bagian. Tahap pertama fokus pada pembenahan atap. Tahap kedua nanti pada penguatan struktur bangunan utama, kemudian tahap ketiga adalah penyempurnaan interior dan multimedia.
Baca juga:Polri Minta Masjid Al Akbar Surabaya Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024
“Tahap terakhir adalah penyiapan manajemen operasional gedung. Jadi, mohon doanya semoga semuanya bisa berjalan lancar. Nantinya ini akan kita fungsikan sebagai 'mini museum' Markas Besar Oelama yang bermanfaat sebagai sarana edukasi, wisata religi dan cagar budaya,” jelasnya.
Selain itu, Afif menyampaikan bahwa dana renovasi gedung sementara ini bersumber dari donasi masyarakat dan bantuan pemerintah daerah. Namun mengingat kebutuhannya sangat besar, pihaknya juga masih terus membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berkontribusi dengan menyumbangkan dana renovasi gedung bersejarah ini.
Ketua Tim Pelaksana Renovasi dan Revitalisasi Gedung MBO A. Afif Amrullah di Surabaya, Rabu (6/12/2023) menjelaskan renovasi harus segera dimulai mengingat intensitas hujan di Jawa Timur sudah mulai tinggi dan sangat berbahaya jika Gedung MBO dibiarkan begitu saja.
“Atapnya bocor dan rawan ambruk. Jadi, renovasi tahap pertama ini akan segera kami mulai. Targetnya untuk membenahi dan menguatkan struktur atap bangunan,” kata pria yang juga Ketua lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PWNU Jawa Timur ini.
Afif menambahkan, tim yang dibentuk oleh PWNU Jawa Timur ini sudah menyiapkan desain dan skenario proses renovasi. Ia merinci tahapannya dibagi menjadi empat bagian. Tahap pertama fokus pada pembenahan atap. Tahap kedua nanti pada penguatan struktur bangunan utama, kemudian tahap ketiga adalah penyempurnaan interior dan multimedia.
Baca juga:Polri Minta Masjid Al Akbar Surabaya Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024
“Tahap terakhir adalah penyiapan manajemen operasional gedung. Jadi, mohon doanya semoga semuanya bisa berjalan lancar. Nantinya ini akan kita fungsikan sebagai 'mini museum' Markas Besar Oelama yang bermanfaat sebagai sarana edukasi, wisata religi dan cagar budaya,” jelasnya.
Selain itu, Afif menyampaikan bahwa dana renovasi gedung sementara ini bersumber dari donasi masyarakat dan bantuan pemerintah daerah. Namun mengingat kebutuhannya sangat besar, pihaknya juga masih terus membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berkontribusi dengan menyumbangkan dana renovasi gedung bersejarah ini.