Mycoplasma Pneumoniae Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes: Tetap Disiplin Prokes
Esti setiyowati
Jum'at, 08 Desember 2023 - 18:55 WIB
ilustrasi
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan Mycoplasma Pneumoniae telah terdeteksi di Indonesia.
“Dua hari yang lalu, setelah kami konfirmasi, memang saat ini ada 6 kasus Mycoplasma Pneumoniae yang kena dan pernah dirawat di rumah sakit,” kata Maxi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/12/2023).
Maxi merinci dari 6 pasien yang terkonfirmasi Mycoplasma Pneumoniae, 5 di antaranya pernah dirawat di RS Medistra dan 1 pasien di RS JWCC Jakarta.
"Dari 5 pasien yang dirawat di RS Medistra, 2 pasien menjalani rawat inap pada 12 Oktober dan 25 Oktober, sementara 3 pasien lainnya menjalani rawat jalan pada November lalu. Kemudian, satu pasien di RS JWCC disebut menjalani rawat inap," lanjut Maxi.
Baca juga:Helmy Yahya Dampingi Calon Mantu Korea Ucap Syahadat di Masjid Al Azhar
Ia menyampaikan bahwa seluruh pasien yang terinfeksi Mycoplasma Pneumonia adalah anak-anak berusia 3-12 tahun. Sementara gejala awal yang umum ditemui antara lain panas dan batuk, sesak ringan hingga sulit menelan.
“Laporan dari rumah sakit, saat ini seluruh pasien telah sembuh,” terangnya.
“Dua hari yang lalu, setelah kami konfirmasi, memang saat ini ada 6 kasus Mycoplasma Pneumoniae yang kena dan pernah dirawat di rumah sakit,” kata Maxi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/12/2023).
Maxi merinci dari 6 pasien yang terkonfirmasi Mycoplasma Pneumoniae, 5 di antaranya pernah dirawat di RS Medistra dan 1 pasien di RS JWCC Jakarta.
"Dari 5 pasien yang dirawat di RS Medistra, 2 pasien menjalani rawat inap pada 12 Oktober dan 25 Oktober, sementara 3 pasien lainnya menjalani rawat jalan pada November lalu. Kemudian, satu pasien di RS JWCC disebut menjalani rawat inap," lanjut Maxi.
Baca juga:Helmy Yahya Dampingi Calon Mantu Korea Ucap Syahadat di Masjid Al Azhar
Ia menyampaikan bahwa seluruh pasien yang terinfeksi Mycoplasma Pneumonia adalah anak-anak berusia 3-12 tahun. Sementara gejala awal yang umum ditemui antara lain panas dan batuk, sesak ringan hingga sulit menelan.
“Laporan dari rumah sakit, saat ini seluruh pasien telah sembuh,” terangnya.