Puma Setop Sponsori Timnas Sepak Bola Israel, Imbas Aksi Boikot?
Esti setiyowati
Jum'at, 15 Desember 2023 - 19:56 WIB
Perusahaan internasional Puma mengakhiri kerja sama dengan timnas sepak bola Israel pada 2024
Perusahaan internasional Puma mengakhiri kerja sama dengan timnas sepak bola Israel pada 2024. Pabrikan asal Jerman ini menegaskan keputusan tersebut diambil pada akhir 2022 lalu.
Gerakan Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) menyerukan boikot pada Puma karena mensponsori timnas sepak bola Israel. Mundurnya Puma sebagai sponsor timnas Israel, disebut BDS sebagai "kemenangan" atas gerakannya.
Melalui laman resminya, BDS mengatakan gerakan mereka telah "“memaksa (Puma) untuk berhenti mesponsori Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA)”.
"Bocoran pesan internal mengungkapkan bahwa PUMA mendapat tekanan luar biasa untuk membatalkan kontrak," lanjut BDS.
Tekanan boikot semakin meningkat bersamaan dengan genosida yang dilakukan Israel terhadap 2,3 juta warga Palestina di Gaza yang diduduki dan dikepung, menewaskan lebih dari 18.000 orang, termasuk puluhan pesepakbola.
Namun Puma menepis keputusan itu berhubungan dengan aksi protes BDS. Puma menyebut, menyetop kerjasama lebih dikarenakan alasan komersial.
“Peninjauan terhadap daftar tim nasional yang ada berdasarkan KPI tertentu seperti iklan dan partisipasi dalam turnamen internasional besar menyebabkan beberapa perubahan,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan kepada Quartz, dikutip Jumat (15/12/2023).
Gerakan Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) menyerukan boikot pada Puma karena mensponsori timnas sepak bola Israel. Mundurnya Puma sebagai sponsor timnas Israel, disebut BDS sebagai "kemenangan" atas gerakannya.
Melalui laman resminya, BDS mengatakan gerakan mereka telah "“memaksa (Puma) untuk berhenti mesponsori Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA)”.
"Bocoran pesan internal mengungkapkan bahwa PUMA mendapat tekanan luar biasa untuk membatalkan kontrak," lanjut BDS.
Tekanan boikot semakin meningkat bersamaan dengan genosida yang dilakukan Israel terhadap 2,3 juta warga Palestina di Gaza yang diduduki dan dikepung, menewaskan lebih dari 18.000 orang, termasuk puluhan pesepakbola.
Namun Puma menepis keputusan itu berhubungan dengan aksi protes BDS. Puma menyebut, menyetop kerjasama lebih dikarenakan alasan komersial.
“Peninjauan terhadap daftar tim nasional yang ada berdasarkan KPI tertentu seperti iklan dan partisipasi dalam turnamen internasional besar menyebabkan beberapa perubahan,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan kepada Quartz, dikutip Jumat (15/12/2023).