home global news

Warga Gaza: Kami Tak Peduli Air Asin atau Segar, yang Penting Minum

Jum'at, 29 Desember 2023 - 23:55 WIB
warga Gaza mengantre air minum, tak peduli airnya asin atau tawar.
Muayyad mengantri untuk mengisi air, tidak peduli manis atau asin. Antrian panjang untuk memperoleh air sudah menjadi pemandangan lumrah bagi warga Jalur Gaza.

“Dari jam enam pagi, aku bangun sebelum fajar, supaya aku bisa mengisi air, dan aku tidak peduli manis atau asin, yang penting kita minum. Dua hari ini tak ada setetes pun air di dalam rumah. Sudah diputus untuk kita. Dua hari yang lalu mencapai setengah jam, lalu berhenti. Tanganku patah karena menaikkan air ke atas tangga,” kata Muayyad, dikutip dari Aljazeera, Kamis (28/12).

Sementara, Umm Youssef Basal harus berjalan jauh demi mendapatkan sedikit air. Sama seperti Muayyad. Dia tak peduli air itu asin atau segar. Hal terpenting bagi Umm Youssef adalah bisa minum.

"Demi Allah, kami mengisi air dan membawanya dalam jarak jauh. Kadang-kadang tidak ada air segar, jadi kami minum air asin. Anak-anak, dewasa , dan kita semua jatuh sakit,” ujarnya.

Pengeboman Sumber Air

Direktur Departemen Air di Jalur Gaza, Insinyur Munther Shublaq, mengatakan, sejak hari pertama pembantaian di Jalur Gaza, teroris Israel dengan sengaja mengebom semua yang ada di darat. Mereka mengebom tangki air, memompa stasiun, dan sumur, serta mengebom infrastruktur dan jaringan, yang jelas-jelas hilang akibat pemboman tersebut.

Dia mengaku mendapat laporan dari pemerintah kota Beit Lahia, teroris Israel telah menghancurkan semua sumur, stasiun, dan gudang air di kota tersebut. Israel telah mengebom air sumur bawah tanah, gudang dan instalasi pengolahan di wilayah Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jalur gaza air minum
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya