LANGIT7.ID-Halle; Taylor Fritz kembali menunjukkan dominasinya atas Alexander Zverev pada Sabtu (20/6) di Terra Wortmann Open, Halle. Petenis Amerika itu mengalahkan tuan rumah Jerman dengan skor 6-7(4), 6-4, 7-5 untuk melaju ke partai puncak.
Ini merupakan kemenangan ketujuh beruntun Fritz atas petenis peringkat 3 dunia tersebut. Secara keseluruhan, Fritz kini unggul 10-5 dalam rekor pertemuan mereka di tur ATP. Dalam pertarungan sengit selama 2 jam 39 menit di lapangan rumput Halle, Fritz mencatatkan 19 ace dan memenangkan 87 persen poin dari servis pertamanya, sekaligus menghentikan rentetan 10 kemenangan beruntun Zverev.
"Saya merasa bermain cukup baik di tie-break (set pertama) dan sedikit kurang beruntung dengan pantulan bola. Ia juga memainkan beberapa poin bagus dan merebut satu servis saya, dan itu cukup. Saya merasa ia kesulitan dengan sesuatu, tapi saya tidak yakin apa. Saya merasa kondisi fisik saya lebih baik darinya, jadi itu yang harus saya tanamkan dalam diri saya untuk terus bekerja," ujar Fritz.
Zverev baru saja meraih gelar Grand Slam pertamanya di Roland Garros awal bulan ini dan berambisi melanjutkan kesuksesan itu dengan merebut trofi Halle untuk pertama kalinya. Namun, unggulan utama ini tampak kesulitan secara fisik dan sempat beberapa kali mendapatkan perawatan selama pertandingan melawan Fritz.
Setelah mematahkan servis Zverev di game ke-11 set ketiga, Fritz memastikan kemenangan ketika Zverev memasukkan pukulan voli forehand-nya ke jaring. Kini, Fritz tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar keenamnya di lapangan rumput. Di antara para pemain aktif, hanya Novak Djokovic (8 gelar) yang memiliki catatan lebih baik di permukaan ini.
Fritz, yang kini melangkah ke final ATP 500 kelimanya, menjadi petenis kedua yang mencapai final di Stuttgart dan Halle dalam musim yang sama sejak 2015, ketika kedua ajang tersebut digelar di rumput. Roger Federer, peraih 10 gelar Halle, pernah mencapai prestasi serupa pada 2018.
"Saya tahu sejak awal minggu ini persaingannya sangat ketat. Saya lihat undiannya dan saya bahkan bukan empat besar unggulan di pekan dengan dua turnamen 500, padahal Novak, Carlos, dan Sinner tidak bermain... Saya merasa jika saya bermain bagus di rumput, sekuat apa pun lawan tidak terlalu masalah," kata Fritz tentang perjalanannya di Halle.
Fritz, yang sebelumnya mengalahkan Ben Shelton (peringkat 5 dunia) di perempat final, naik dua peringkat ke posisi 7 di PIF ATP Live Rankings. Mengejar gelar ke-11 di level tur, petenis Amerika ini akan menghadapi temen senegaranya, Frances Tiafoe di final pada Minggu (21/6).
Tiafoe sendiri melaju setelah mengandaskan wild card asal Jerman, Daniel Altmaier, dengan skor 6-1, 6-3. Ini adalah final ATP 500 keduanya tahun ini, setelah sebelumnya kalah dari Flavio Cobolli di Acapulco.
Tiafoe dan Fritz kini bergabung dengan Mardy Fish (2004) sebagai satu-satunya finalis asal Amerika dalam sejarah turnamen Halle. Pertandingan ini juga menjadi final keempat antar-pemain Amerika di tur ATP musim ini, setelah Fritz vs Shelton di Dallas dan Stuttgart, serta Sebastian Korda vs Tommy Paul di Delray Beach.
"Saya pikir hari ini sangat bagus... Bisa saja jalannya berbeda saat saya bermain sedikit longgar di kedudukan 3-2 set kedua, tapi saya berhasil bangkit dan mempertahankan momentum," ujar Tiafoe.
Tiafoe, yang selamat dari tiga match point di perempat final melawan Felix Auger-Aliassime, kini unggul 5-0 dalam rekor pertemuan dengan Altmaier. Petenis berusia 28 tahun ini akan memperebutkan gelar keempatnya di level tur pada hari Minggu.
Tahukah Anda?
Fritz mencatatkan 43 kemenangan di lapangan rumput sepanjang dekade ini, menjadi yang terbanyak di antara semua pemain tur. Daniil Medvedev berada di posisi kedua dengan 37 kemenangan.(*/saf/atptour)
(lam)