Peran Komunitas dalam Pengembangan Sektor Parekraf di Palembang
Tim langit 7
Ahad, 31 Desember 2023 - 18:00 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkuat kolaborasi dengan komunitas sebagai salah satu ujung tombak pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Palembang
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memperkuat kolaborasi dengan komunitas sebagai salah satu ujung tombak pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Palembang dan Sumatra Selatan pada umumnya.
Sandiaga mengatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sepanjang tahun 2023 pada umumnya menunjukkan kebangkitan dan pemulihan yang baik.
Terlihat dari berbagai capaian, di antaranya jumlah kunjungan wisman yang melampaui target, nilai devisa pariwisata hingga September 2023 tercatat 10,46 miliar dolar AS, kontribusi PDB pariwisata yang diperkirakan mencapai 4 persen, dan nilai tambah ekraf sebesar Rp1.050 triliun.
Selain itu nilai ekspor ekraf sebesar 17,38 miliar dolar AS, dan jumlah pergerakan wisatawan nusantara sebesar 688,78 juta perjalanan hingga Oktober 2023. Jumlah pergerakan wisnus ini telah melampaui pergerakan di tahun 2019 atau sebelum pandemi yang menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia telah pulih dengan sangat kuat.
Menparekraf Sandiaga mengatakan capaian ini tidak lepas dari peran semua pihak, termasuk komunitas.
"Karena itu saya memberikan apresiasi kepada komunitas, termasuk 34 komunitas yang hadir di Poltekpar Palembang kali ini. Kita menyambut tahun depan dengan optimistis, melanjutkan tren dan momentum saat ini untuk menghadirkan pemulihan ekonomi yang semakin kuat," kata Menparekraf Sandiaga.
Pariwisata dan ekonomi kreatif adalah industri yang memiliki peluang lebih murah dan lebih besar dalam penciptaan lapangan kerja. Jika di bidang ekonomi ekstraktif tiap satu dolar hanya berpotensi membuka satu lapangan kerja, di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berpotensi membuka enam kali lipat lapangan kerja.
Sandiaga mengatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sepanjang tahun 2023 pada umumnya menunjukkan kebangkitan dan pemulihan yang baik.
Terlihat dari berbagai capaian, di antaranya jumlah kunjungan wisman yang melampaui target, nilai devisa pariwisata hingga September 2023 tercatat 10,46 miliar dolar AS, kontribusi PDB pariwisata yang diperkirakan mencapai 4 persen, dan nilai tambah ekraf sebesar Rp1.050 triliun.
Selain itu nilai ekspor ekraf sebesar 17,38 miliar dolar AS, dan jumlah pergerakan wisatawan nusantara sebesar 688,78 juta perjalanan hingga Oktober 2023. Jumlah pergerakan wisnus ini telah melampaui pergerakan di tahun 2019 atau sebelum pandemi yang menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia telah pulih dengan sangat kuat.
Menparekraf Sandiaga mengatakan capaian ini tidak lepas dari peran semua pihak, termasuk komunitas.
"Karena itu saya memberikan apresiasi kepada komunitas, termasuk 34 komunitas yang hadir di Poltekpar Palembang kali ini. Kita menyambut tahun depan dengan optimistis, melanjutkan tren dan momentum saat ini untuk menghadirkan pemulihan ekonomi yang semakin kuat," kata Menparekraf Sandiaga.
Pariwisata dan ekonomi kreatif adalah industri yang memiliki peluang lebih murah dan lebih besar dalam penciptaan lapangan kerja. Jika di bidang ekonomi ekstraktif tiap satu dolar hanya berpotensi membuka satu lapangan kerja, di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berpotensi membuka enam kali lipat lapangan kerja.