home global news

Haedar Nashir Ungkap Ancaman Demokrasi Indonesia

Senin, 08 Januari 2024 - 20:00 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan bahwa agama dan umat Islam tidak sebagai ancaman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Islam termasuk Muhammadiyah di Indonesia telah banyak berperan untuk kemerdekaan Indonesia, bahkan Islam melalui Muhammadiyah salah satunya juga membantu mengisi kemerdekaan Indonesia.

“Muhammadiyah lahir, ‘Aisyiyah lahir selain menjalankan fungsi utama untuk membina warga, umat, agar beribadah dan menjalankan fungsi kekhalifahan di muka bumi, wujud ibadah itu juga berbangsa dan bernegara,” kata Haedar pada (7/1) di Wates, Kulon Progo.

Muhammadiyah dan umat Islam secara umum sampai Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, umat Islam mengambil peran baik memperjuangkan kemerdekaan maupun dalam mendirikan Indonesia merdeka.

Baca juga:Diresmikan Presiden, Total Investasi Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor Rp4 Triliun

Dalam mengisi kemerdekaan Indonesia, Muhammadiyah melakukannya dengan mendirikan institusi pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi,selain spiritualitas juga berbuat secara fisik.

Kepada warga persyarikatan Muhammadiyah, menghadapi masa-masa yang akan datang yang penuh dengan tantangan. Lebih-lebih akan berlangsungnya momen politik pada 2024 supaya menjalankan sikap-sikap utama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
demokrasi haedar nashir bangsa indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya