Survey: Ulasan Produk di Twitter Efektif Dorong Perilaku Konsumtif Netizen
Muhammad rifai akif
Kamis, 02 September 2021 - 21:34 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Media sosial Twitter mengeluarkan rilis survey terhadap brand, rekomendasi produk, best deal dan diskon yang dicari di aplikasi tersebut.
Country Industry Head Twitter Indonesia Dwi Adriansah mengatakan tereksposnya produk dan brand di Twitter akan berdampak pada perilaku konsumen.
"Ulasan di Twitter membantu konsumen untuk memutuskan produk apa yang ingin mereka beli," ujar Dwi Adriansah dalam pernyataannya yang dikutip Kamis (2/9).
Menurut Dwi, pandemi telah mempengaruhi pertumbuhan belanja online karena pergeseran perilaku konsumen yang telah menjadikan belanja online sebagai hal yang lumrah, mengingat mereka lebih banyak berada di rumah selama pandemi.
Hal ini sekaligus menunjukkan akselerasi belanja online yang meningkat dari tahun ke tahun.
Dari survey tersebut, netizen menjadikan media Twitter untuk mencari lebih banyak informasi tentang produk yakni sebesar 76,6%. Dari pencarian itu, yang meningkatkan keinginan untuk menggunakan kupon atau kode diskon mencapai 58,4 persen. Sedangkan yang menginspirasi konsumen menghabiskan lebih banyak waktu mencari penawaran terbaik (best deals) mencapai 40,5%.
Hasil survey juga menyebutkan produk perawatan pribadi seperti makeup, deodoran, produk perawatan wajah, hingga shampo mendapat rating pencarian hingga 50%. Produk pakaian atau alas kaki 49%, produk teknologi 33%, kebutuhan sehari-hari 22%,peralatan rumah tangga 21%, obat dan suplemen 14% dan produk asuransi 2%.
Country Industry Head Twitter Indonesia Dwi Adriansah mengatakan tereksposnya produk dan brand di Twitter akan berdampak pada perilaku konsumen.
"Ulasan di Twitter membantu konsumen untuk memutuskan produk apa yang ingin mereka beli," ujar Dwi Adriansah dalam pernyataannya yang dikutip Kamis (2/9).
Menurut Dwi, pandemi telah mempengaruhi pertumbuhan belanja online karena pergeseran perilaku konsumen yang telah menjadikan belanja online sebagai hal yang lumrah, mengingat mereka lebih banyak berada di rumah selama pandemi.
Hal ini sekaligus menunjukkan akselerasi belanja online yang meningkat dari tahun ke tahun.
Dari survey tersebut, netizen menjadikan media Twitter untuk mencari lebih banyak informasi tentang produk yakni sebesar 76,6%. Dari pencarian itu, yang meningkatkan keinginan untuk menggunakan kupon atau kode diskon mencapai 58,4 persen. Sedangkan yang menginspirasi konsumen menghabiskan lebih banyak waktu mencari penawaran terbaik (best deals) mencapai 40,5%.
Hasil survey juga menyebutkan produk perawatan pribadi seperti makeup, deodoran, produk perawatan wajah, hingga shampo mendapat rating pencarian hingga 50%. Produk pakaian atau alas kaki 49%, produk teknologi 33%, kebutuhan sehari-hari 22%,peralatan rumah tangga 21%, obat dan suplemen 14% dan produk asuransi 2%.
(sof)