LANGIT7.ID-Barcelona; Kemenangan telak 5–0 Barcelona atas Valencia di Mestalla telah menempatkan juara La Liga ini sejajar dengan beberapa awal musim tersubur dalam sejarah klub.
Barcelona telah mencetak 17 gol dalam empat pertandingan liga perdana mereka, menjadikannya catatan tertinggi di antara klub-klub dari lima liga top Eropa pada tahap awal musim ini.
Menariknya, seperti dilansir Mundo Deportivo, hanya ada dua musim dalam sejarah klub yang menorehkan lebih banyak gol dari empat laga pembuka.
Hanya Dua Awal Musim Barcelona yang Lebih BaikSeperti dilaporkan media tersebut, Barcelona mencetak 19 gol dalam empat laga pertama di musim 1949–50, dan bahkan melampauinya pada musim berikutnya dengan raihan 21 gol.
Tim 1949–50 yang diasuh Enrique Fernandez Viola meraih kemenangan spektakuler atas Nastic de Tarragona (10–1) dan Sevilla (7–0).
Namun, hasil gemilang itu juga dibarengi kekalahan telak dari Real Madrid (1–6) dan Athletic Club (1–3).
Setahun kemudian, skuad asuhan Ferdinand Daucik mencatat kemenangan 8–2 atas Real Sociedad dan balas dendam manis 7–1 atas Real Madrid.
Meski lini serang mereka cemerlang, tim itu juga tumbang di kandang lawan dari Atletico Madrid (4–6) dan Real Murcia (2–3).
Catatan 21 gol dari musim tersebut masih menjadi awal musim terbaik sepanjang sejarah Barcelona setelah empat laga La Liga.
Namun, ada peringatan penting di balik angka-angka sejarah itu, karena kedua tim tersebut pada akhirnya tidak meraih gelar juara liga.
Skuad Flick Bergabung dengan Kelompok EksklusifBarcelona sebelumnya hanya dua kali mencapai 17 gol setelah empat laga liga.
Tim Domingo Balmanya di musim 1957–58 mencatatkan angka yang sama, begitu pula tim Pep Guardiola di musim 2011–12.
Namun, kedua musim itu tidak berakhir dengan trofi liga di tangan Barcelona, karena Real Madrid keluar sebagai juara pada kedua kesempatan tersebut.
Untuk musim ini, catatan awal tentu sangat menggembirakan. Barcelona meraih poin sempurna dari empat laga perdana dan sudah memimpin persaingan di puncak La Liga.
Struktur serangan Flick telah menghasilkan 17 gol tanpa bergantung pada satu pencetak gol saja, bahkan tanpa mengandalkan penyerang tengah murni sekalipun.
Meski begitu, sejarah Barcelona sendiri menjadi pengingat agar tidak terbawa euforia, karena beberapa awal musim tersubur klub justru berakhir tanpa gelar liga.(*/saf/barcauniversal)
(lam)