LANGIT7.ID-Spanyol; Barcelona melanjutkan awal musim yang gemilang dengan penampilan dominan lainnya, kali ini melawan Rayo Vallecano.
Raphinha mencetak dua gol dalam kemenangan 5-2 atas Rayo, yang juga menyaksikan rekrutan baru Anthony Gordon tampil memukau.
Sorotan penting lainnya dari kemenangan Barcelona atas Rayo adalah kemunculan Hamza Abdelkarim, yang melakukan debut resminya untuk klub.
Reaksi Hamza setelah Debut di BarcelonaBerbicara kepada pers usai pertandingan, Hamza mengaku gembira bisa melakukan debut di Barcelona dan berharap mendapat lebih banyak kesempatan ke depan.
"Saya sangat gembira bisa melakukan debut dan saya berharap akan ada lagi kesempatan berikutnya," ujar pemain muda asal Mesir ini (dikutip dari Mundo Deportivo).
"Ada banyak penonton dan saya sangat antusias bisa tampil. Perasaannya sangat luar biasa. Saya ingin merasakannya lagi dan lagi. Saya berharap bisa membantu tim secara maksimal dan memenangkan segalanya," tambahnya.
Hamza juga memuji beberapa rekan setimnya, termasuk Raphinha dan Lamine Yamal, yang juga mencetak dua gol pada pertandingan malam itu.
"Dia adalah orang yang fantastis dan kita semua tahu bahwa dia selalu memberikan seratus persen di mana pun di lapangan," ujar remaja tersebut tentang bintang asal Brasil itu.
Mengenai Lamine, ia menambahkan: "Dia adalah pemain yang memiliki sihir di kakinya dan bermain untuk tim serta untuk para penggemar."
Apa Selanjutnya untuk Hamza Abdelkarim?Penampilan melawan Rayo adalah hasil positif bagi Hamza Abdelkarim, yang telah dilatih untuk menjadi nomor sembilan ideal bagi klub musim ini.
Pemain muda ini harus bersabar dalam mendapatkan kesempatan, terutama karena Barcelona juga telah mendatangkan Gabriel Jesus dari Arsenal.
Abdelkarim, bagaimanapun, harus bersaing dengan Raphinha dan Gabriel untuk mendapatkan tempat di starting eleven.
Ini bukanlah pertarungan yang mudah bagi pemuda asal Mesir itu, tetapi pemain ini telah menunjukkan kualitas yang luar biasa dan tidak akan mengejutkan jika ia mendapat lebih banyak kesempatan, seiring jadwal padat yang memaksa Hansi Flick untuk lebih sering merotasi skuad.(*/saf/barcauniversal)
(lam)