home global news

Menilik Fenomena Astronomi 2024, Siap-siap Keindahan Alam Semesta

Kamis, 11 Januari 2024 - 18:00 WIB
ilustrasi
Peneliti Pusat Riset Antariksa, Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Farahhati Mumtahana, menyampaikan dengan rinci fenomena astronomi yang terjadi selama 2024. Ia menyebutkan, pada 3 Januari 2024 lalu misalnya, telah terjadi fenomena di mana Bumi mencapai perihelion, yaitu titik terdekat Bumi dengan Matahari.

“Kemudian Bulan Baru terjadi pada 11 Januari dan pada 12 Januari fenomena Merkurius pada elongasi barat maksimum di mana elongasi planet adalah sudut antara Matahari dan Planet dengan Bumi sebagai titik acuan. Ini merupakan waktu terbaik untuk melihat planet Merkurius,” ujar Farahhati, dalam acara BRIEF (BRIN Insight Every Friday), dikutip Rabu (10/1/2023)

Farah menambahkan, terdapat beberapa tanggal terjadinya peristiwa Elongasi Barat Maksimum Merkurius, di antaranya pada 9 Mei, 5 September dan 25 Desember. Sedangkan Elongasi Timur Maksimum Merkurius terjadi pada tanggal 24 Maret, 22 Juli dan 16 November.

Lebih lanjut ia menjelaskan, di bulan Februari hanya ada fenomena Bulan Baru pada 9 Februari dan Bulan Purnama pada 12 Februari. Selanjutnya di bulan Maret ada Bulan Baru pada 10 Maret dan Bulan Purnama pada 25 Maret. Lalu pada 20 Maret, terdapat fenomena Ekuinoks Maret di mana Matahari akan bersinar tepat di garis khatulistiwa dan jumlah siang dan malam hampir sama di seluruh dunia. Kemudian planet Merkurius mencapai elongasi timur terbesar pada 24 Maret.

Baca juga:IKN Punya Magnet Kuat Bagi Investor, Termasuk Pariwisata dan Ekraf

“Untuk mengamati fenomena-fenomena, perlu diperhatikan juga presentasi iluminasi bulan terkait fase bulan. Bulan baru lebih bagus untuk melakukan pengamatan, dibanding saat bulan purnama karena cahayanya terlalu terang, mengalahkan objek langit lainnya,” kata Peneliti Ahli Pertama BRIN tersebut.

Farah menambahkan juga kalender fase bulan dapat diperoleh dari berbagai sumber dan aplikasi moon phase, software stellarium.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
fenomena astronomi keindahan alami
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya