Gelar Kongres XVI di Atas Kapal Laut, GP Ansor Hidupkan Warisan Negeri Bahari
Tim langit 7
Jum'at, 02 Februari 2024 - 13:00 WIB
Perserta Kongres XVI GP Anshor memadati Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (2/2/2024).
Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) menyelenggarakan Kongres XVI di atas Kapal Pelni KM Kelud pada Jum’at (2/2/2024). Kongres XVI yang akan diikuti oleh 1.700 kader terbaik GP Ansor dan telah dibuka Presiden Joko Widoodo.
Tema yang diusung "GP Ansor: Peta Jalan NU Masa Depan”. Dengan tema ini, GP Ansor ingin mempertebal posisinya di kancah peradaban.
“Tema ini menggambarkan sebuah peta jalan yang mengarah pada pembangunan spiritual, sosial, dan kebangsaan, menjadikan GP Ansor sebagai garda terdepan dalam menjaga identitas keislaman dan kebangsaan Indonesia,” kata Ketua Kongres XVI GP Ansor 2024, Addin Jauharuddin.
Dari Tanjung Priok, selanjutnya Kapal Pelni KM Kelud akan bergerak menempuh perjalanan sejauh 210 naval miles menuju Tanjung Emas Semarang.
Addin mengatakan, pemilihan tempat kongres di atas kapal laut ini merupakan pengejawantahan dari wujud bakti GP Ansor dalam menghidupkan warisan leluhur Nusantara yang mashur sebagai Negeri Bahari.
Baca juga:Sosok Inspiratif Handa S. Abidin, Jadi Rektor President University di Usia 38 Tahun
“Pelaut ulung, pengarung samudera, penempuh gelombang dan badai yang tangguh merupakan sederet sapaan yang karib dengan leluhur bangsa Indonesia. Laut diartikan bukan sebagai pemisah antar pulau, tetapi laut sebagai penyatu komunitas, suku bangsa, ataupun ras yang hidup dalam satu wilayah, yaitu Nusantara,” kata Addin.
Tema yang diusung "GP Ansor: Peta Jalan NU Masa Depan”. Dengan tema ini, GP Ansor ingin mempertebal posisinya di kancah peradaban.
“Tema ini menggambarkan sebuah peta jalan yang mengarah pada pembangunan spiritual, sosial, dan kebangsaan, menjadikan GP Ansor sebagai garda terdepan dalam menjaga identitas keislaman dan kebangsaan Indonesia,” kata Ketua Kongres XVI GP Ansor 2024, Addin Jauharuddin.
Dari Tanjung Priok, selanjutnya Kapal Pelni KM Kelud akan bergerak menempuh perjalanan sejauh 210 naval miles menuju Tanjung Emas Semarang.
Addin mengatakan, pemilihan tempat kongres di atas kapal laut ini merupakan pengejawantahan dari wujud bakti GP Ansor dalam menghidupkan warisan leluhur Nusantara yang mashur sebagai Negeri Bahari.
Baca juga:Sosok Inspiratif Handa S. Abidin, Jadi Rektor President University di Usia 38 Tahun
“Pelaut ulung, pengarung samudera, penempuh gelombang dan badai yang tangguh merupakan sederet sapaan yang karib dengan leluhur bangsa Indonesia. Laut diartikan bukan sebagai pemisah antar pulau, tetapi laut sebagai penyatu komunitas, suku bangsa, ataupun ras yang hidup dalam satu wilayah, yaitu Nusantara,” kata Addin.