Kemenparekraf Dorong Pengembangan SDM Gim Lokal di Surabaya
Tim langit 7
Selasa, 13 Februari 2024 - 14:00 WIB
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) gim lokal di Surabaya, Jawa Timur.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) gim lokal di Surabaya, Jawa Timur.
Wamenparekraf Angela saat mengunjungi Studio Mojiken Studios di Surabaya, Senin (12/2/2024), mengatakan, penguatan SDM adalah kunci dari pengembangan industri gim lokal.
“Saat saya mengunjungi studio gim di Korea, saya melihat mereka mengembangkan sektor gim ini melalui pendidikan. Begitu saya cari tahu ternyata yang mereka ajarkan bukan dari segi teknisnya saja, tapi bisnisnya, jadi melalui ini bisa menjadikan nilai ekonomi yang besar,” kata Wamenparekraf Angela.
Pada kesempatan tersebut, Wamenparekraf juga berdiskusi untuk menampung aspirasi dari Mojiken Studios, komunitas Gamedev Arek Suroboyo (GADAS), dan Asosiasi Game Indonesia (AGI). Menurutnya dari segi teknis pembuatan gim lokal sampai saat ini sudah semakin baik, namun masih perlu diperkuat dari sisi pengelolaan binisnya.
“Misalnya, dari sisi pengembangan IP, ini butuh ahli untuk memahami potensinya seperti apa, karena tidak semua bisa memahami potensi IP seperti apa yang cocok pada gim yang dimilikinya,” kata Wamenparekraf Angela.
Lebih lanjut, Wamenparekraf Angela mengapresiasi Mojiken Studios yang merupakan developer game indie berbasis di Surabaya. Salah satu karyanya yaitu “A Space for Tne Unbound” sukses menarik perhatian internasional.
Gim-gim yang dirilis oleh Mojiken Studios hampir semuanya mendapatkan review positif dari para pemainnya.
Wamenparekraf Angela saat mengunjungi Studio Mojiken Studios di Surabaya, Senin (12/2/2024), mengatakan, penguatan SDM adalah kunci dari pengembangan industri gim lokal.
“Saat saya mengunjungi studio gim di Korea, saya melihat mereka mengembangkan sektor gim ini melalui pendidikan. Begitu saya cari tahu ternyata yang mereka ajarkan bukan dari segi teknisnya saja, tapi bisnisnya, jadi melalui ini bisa menjadikan nilai ekonomi yang besar,” kata Wamenparekraf Angela.
Pada kesempatan tersebut, Wamenparekraf juga berdiskusi untuk menampung aspirasi dari Mojiken Studios, komunitas Gamedev Arek Suroboyo (GADAS), dan Asosiasi Game Indonesia (AGI). Menurutnya dari segi teknis pembuatan gim lokal sampai saat ini sudah semakin baik, namun masih perlu diperkuat dari sisi pengelolaan binisnya.
“Misalnya, dari sisi pengembangan IP, ini butuh ahli untuk memahami potensinya seperti apa, karena tidak semua bisa memahami potensi IP seperti apa yang cocok pada gim yang dimilikinya,” kata Wamenparekraf Angela.
Lebih lanjut, Wamenparekraf Angela mengapresiasi Mojiken Studios yang merupakan developer game indie berbasis di Surabaya. Salah satu karyanya yaitu “A Space for Tne Unbound” sukses menarik perhatian internasional.
Gim-gim yang dirilis oleh Mojiken Studios hampir semuanya mendapatkan review positif dari para pemainnya.