home global news

Pemilu 2024 Usai, PBNU Cabut Penonaktifan 64 Fungsionaris PBNU

Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:00 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya resmi mencabut penonaktifan fungsionaris pengurus PBNU dan badan otonom (Banom) yang terlibat dalam pencalonan le
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya resmi mencabut penonaktifan fungsionaris pengurus PBNU dan badan otonom (Banom) yang terlibat dalam pencalonan legislatif (caleg) dan tim sukses calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) Pemilu 2024.

SK penonaktifan terbaru sebelumnya tertuang Surat Keputusan Nomor 285/PB.01/A.II.01.08/99/01/2024 tentang Penonaktifan Fungsionaris Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

"Kami memutuskan untuk mencabut penonaktifan dari teman-teman yang kemarin non-aktif. Jadi dimulai hari ini, seluruh personel PBNU maupun pengurus-pengurus badan otonom telah aktif kembali menjalankan tugas sebagaimana biasa," kata Gus Yahya dalam konferensi pers di Plaza Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024).

Gus Yahya menyatakan, keputusan ini diambil setelah melihat tidak akan ada masalah yang berarti pasca-pemungutan suara Pemilu 2024. ad Gus Yahya mengatakan, terdapat 64 orang fungsionaris PBNU yang terlibat dalam berbagai peran dalam kontestasi pemilu, baik sebagai tim sukses, juru kampanye, maupun calon legislatif. Namun, seluruhnya non-aktif selama proses pemilu berlangsung.

"Itu ada sekitar 20 orang yang terlibat dalam Tim Sukses Ganjar-Mahfud, ada sekitar 5 orang terlibat dalam tim sukses dan juru kampanye Prabowo-Gibran, ada 1 orang terlibat dalam Tim Sukses Anies-Muhaimin," papar Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu.

Baca juga:Ketum PBNU: Pemilu Berjalan Lancar, Indonesia Telah Meraih Kemenangan

Dengan berakhirnya pemungutan suara, Gus Yahya menganggap bahwa Indonesia telah meraih kemenangan dalam proses ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pemilu 2024 pbnu
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya