Update Jalan Tol Yogyakarta-Bawen: Proses Pembebasan Lahan dan Konstruksi
Tim langit 7
Ahad, 25 Februari 2024 - 12:00 WIB
ilustrasi
PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaparkan perkembangan proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo di depan DPR RI yang melakukan reses. Jalan tol ini dikelola anak usaha Jasa Marga yakni PT Jasamarga Jogja Bawen (PT JJB) dan PT Jasamarga Jogja Solo (PT JMJ).
Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengungkapkan, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen terbagi atas enam seksi, yakni Seksi 1 Yogyakarta - Simpang Susun (SS) Banyurejo, Seksi 2 SS Banyurejo - SS Borobudur, Seksi 3 SS Borobudur - Magelang, Seksi 4 SS Magelang - SS Temanggung, Seksi 5 SS Temanggung - SS Ambarawa dan Seksi 6 SS Ambarawa - JC Bawen.
Keenam seksi tersebut secara bertahap telah memasuki tahap pembebasan lahan dan konstruksi.
“Selain itu, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo merupakan bagian dari Jaringan Jalan Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang). Diharapkan dengan tersambungnya jaringan jalan ini dapat menghubungkan berbagai destinasi pariwisata di sekitar wilayah Jogja-Solo-Semarang hingga memperlancar arus distribusi barang dan jasa di Pulau Jawa,” ujarnya.
Baca juga:Tiket Angkutan Lebaran di KAI Daop 8 Surabaya Terjual 33.130 Kursi
Dia berharap dengan adanya Jalan Tol di wilayah Joglosemar yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat meningkatkan konektivitas di Trans Jawa sehingga dapat membantu melancarkan distribusi barang, jasa serta pertumbuhan ekonomi.
Jasa Marga sendiri, lanjutnya, selalu berkomitmen memastikan pelaksanaan proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo dapat berjalan dengan baik, sesuai target dan memastikan kualitas sampai kelayakan bisnisnya dengan mengedepankan aspek Good Corporate Governance (GCG).
Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengungkapkan, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen terbagi atas enam seksi, yakni Seksi 1 Yogyakarta - Simpang Susun (SS) Banyurejo, Seksi 2 SS Banyurejo - SS Borobudur, Seksi 3 SS Borobudur - Magelang, Seksi 4 SS Magelang - SS Temanggung, Seksi 5 SS Temanggung - SS Ambarawa dan Seksi 6 SS Ambarawa - JC Bawen.
Keenam seksi tersebut secara bertahap telah memasuki tahap pembebasan lahan dan konstruksi.
“Selain itu, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo merupakan bagian dari Jaringan Jalan Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang). Diharapkan dengan tersambungnya jaringan jalan ini dapat menghubungkan berbagai destinasi pariwisata di sekitar wilayah Jogja-Solo-Semarang hingga memperlancar arus distribusi barang dan jasa di Pulau Jawa,” ujarnya.
Baca juga:Tiket Angkutan Lebaran di KAI Daop 8 Surabaya Terjual 33.130 Kursi
Dia berharap dengan adanya Jalan Tol di wilayah Joglosemar yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat meningkatkan konektivitas di Trans Jawa sehingga dapat membantu melancarkan distribusi barang, jasa serta pertumbuhan ekonomi.
Jasa Marga sendiri, lanjutnya, selalu berkomitmen memastikan pelaksanaan proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo dapat berjalan dengan baik, sesuai target dan memastikan kualitas sampai kelayakan bisnisnya dengan mengedepankan aspek Good Corporate Governance (GCG).