Kebanggaan Muslim Karanganyar, Masjid Agung Madaniyah Terinspirasi Masjid Nabawi
Tim langit 7
Sabtu, 09 Maret 2024 - 10:35 WIB
Masjid Agung Madaniyah di Karanganyar, Jawa Tengah diresmikan Presiden Joko Widodo, Jumat 8 Maret 2024
Masjid Agung Madaniyah di Karanganyar, Jawa Tengah diresmikan Presiden Joko Widodo, Jumat, 8 Maret 2024. Masjid ini menjadi kebanggan masyarakat Karanganyar karena desainnya terinspirasi dari Masjid Nabawi di Madinah.
Bupati Karanganyar periode 2013-2023 yang juga menjabat sebagai Ketua Takmir Masjid Madaniyah, Juliyatmono menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Presiden yang berkenan salat Jumat sekaligus meresmikan masjid tersebut.
“Kami sangat bersyukur Bapak Presiden bersedia salat Jumat di masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Karanganyar,” ujar Juliyatmono. “Ini menjadi kebanggaan kami karena beliau adalah presiden yang sangat dicintai oleh rakyat.”
Masjid Agung Madaniyah dibangun dari tahun 2019 hingga 2021 dengan dana senilai Rp101 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karanganyar.
Pembangunan masjid ini bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Karanganyar yang ke-101, memberikan makna yang mendalam bagi masyarakat setempat.
“(Pembiayaan) dari APBD murni sehingga ini milik rakyat Karanganyar,” imbuhnya.
Bupati Karanganyar periode 2013-2023 yang juga menjabat sebagai Ketua Takmir Masjid Madaniyah, Juliyatmono menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Presiden yang berkenan salat Jumat sekaligus meresmikan masjid tersebut.
“Kami sangat bersyukur Bapak Presiden bersedia salat Jumat di masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Karanganyar,” ujar Juliyatmono. “Ini menjadi kebanggaan kami karena beliau adalah presiden yang sangat dicintai oleh rakyat.”
Masjid Agung Madaniyah dibangun dari tahun 2019 hingga 2021 dengan dana senilai Rp101 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karanganyar.
Pembangunan masjid ini bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Karanganyar yang ke-101, memberikan makna yang mendalam bagi masyarakat setempat.
“(Pembiayaan) dari APBD murni sehingga ini milik rakyat Karanganyar,” imbuhnya.