Halal Tourisme Hub Buya Hamka Ikon Baru Wisata Ramah Muslim Nasional
Tim langit 7
Senin, 18 Maret 2024 - 10:55 WIB
MUI melalui Lembaga Wakaf MUI, bersama Bank Indonesia membangun gedung Halal Tourism Hub Buya Hamka, di tepi Danau Maninjau, Sungai Batang, Kabupaten Agam.
Program percontohan (pilot project) pengembangan pariwisata ramah Muslim (PRM) di kawasan Danau Maninjau, Sumatera Barat, mulai direalisasikan.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) , melalui Lembaga Wakaf MUI, bersama Bank Indonesia membangun gedung Halal Tourism Hub Buya Hamka, di tepi Danau Maninjau, Sungai Batang, Kabupaten Agam.
Hub wisata halal ini akan menjadi pusat informasi dan pemasaran pariwisata ramah muslim dan UMKM halal masyarakat di kawasan Danau Maninjau dan sekitarnya.
Pembangunan tahap 1 Halal Tourism Hub Buya Hamka dimulai sejak bulan Desember 2023 dan diproyeksikan selesai pada April 2024. Saat ini perkembangan pembangunan sudah mencapai 50 persen lebih dan dalam proses pemasangan atap.
Baca juga:Daftar 10 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik di Dunia
Sekjen MUI memaparkan pembangunan PRM ini sebagai apresiasi kepada tokoh bangsa Buya Haji Abdul Malik Karim Amrullah, yang juga merupakan salah satu pendiri dan menjadi Ketua MUI pertama.
Buya Hamka mengajarkan kepada kita banyak hal, gagasan, pemikiran, budaya, dan karya yang menjadi tuntunan dan teladan masyarakat Indonesia dan dunia. “Kita melengkapinya dengan membangun Halal Tourism Hub Buya Hamka,” kata Sekjen MUI, dalam keterangannya kepada MUIDigital, Kamis (14/3/2024).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) , melalui Lembaga Wakaf MUI, bersama Bank Indonesia membangun gedung Halal Tourism Hub Buya Hamka, di tepi Danau Maninjau, Sungai Batang, Kabupaten Agam.
Hub wisata halal ini akan menjadi pusat informasi dan pemasaran pariwisata ramah muslim dan UMKM halal masyarakat di kawasan Danau Maninjau dan sekitarnya.
Pembangunan tahap 1 Halal Tourism Hub Buya Hamka dimulai sejak bulan Desember 2023 dan diproyeksikan selesai pada April 2024. Saat ini perkembangan pembangunan sudah mencapai 50 persen lebih dan dalam proses pemasangan atap.
Baca juga:Daftar 10 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik di Dunia
Sekjen MUI memaparkan pembangunan PRM ini sebagai apresiasi kepada tokoh bangsa Buya Haji Abdul Malik Karim Amrullah, yang juga merupakan salah satu pendiri dan menjadi Ketua MUI pertama.
Buya Hamka mengajarkan kepada kita banyak hal, gagasan, pemikiran, budaya, dan karya yang menjadi tuntunan dan teladan masyarakat Indonesia dan dunia. “Kita melengkapinya dengan membangun Halal Tourism Hub Buya Hamka,” kata Sekjen MUI, dalam keterangannya kepada MUIDigital, Kamis (14/3/2024).