Prof Quraish Shihab: Ibadah Tak Hanya Mengaji, Tapi Aspeknya Luas
Tim langit 7
Ahad, 24 Maret 2024 - 06:00 WIB
Prof Quraish Shihab.
Cendekiawan Muslim, Profesor Quraish Shihab menjelaskan konsep luas mengenai ibadah. Menurutnya banyak aspek ibadah yang bisa dilakukan dengan mudah.
“Ibadah itu bukan cuma mengaji, tidak makan, tidak minum, banyak aspeknya ibadah itu, yang bisa kita lakukan dengan mudah,” kata Prof Quraish Shihab dikutip oleh NU Online melalui akun Instagramnya.
Menurutnya, dalam konsep kekhalifahan saat Adam dan Hawa transit di surga dan dengan menjadi khalifah, Allah memerintahkannya untuk membangun dunia ini dengan memiliki bayang-bayang surga.
"Dia diberitahu: Hai Adam di surga tempat kamu sekarang, kamu tidak akan kehausan, kamu tidak akan lapar, kamu tidak akan telanjang, dan kamu tidak akan tersengat matahari," paparnya.
Baca juga:Quraish Shihab Jabarkan Makna Marhaban Ya Ramadhan
Ia menambahkan dari ketiga kenikmatan surga tersebut, merupakan dasar dari 3 kebutuhan pokok yaitu sandang, pangan dan papan. Tiga kebutuhan pokok tersebut, membantu manusia sebagai Khalifah untuk membangun dunia.
"Tiga kebutuhan pokok, harus Anda miliki atau Anda membantu yang lain untuk memilikinya,” jelasnya.
“Ibadah itu bukan cuma mengaji, tidak makan, tidak minum, banyak aspeknya ibadah itu, yang bisa kita lakukan dengan mudah,” kata Prof Quraish Shihab dikutip oleh NU Online melalui akun Instagramnya.
Menurutnya, dalam konsep kekhalifahan saat Adam dan Hawa transit di surga dan dengan menjadi khalifah, Allah memerintahkannya untuk membangun dunia ini dengan memiliki bayang-bayang surga.
"Dia diberitahu: Hai Adam di surga tempat kamu sekarang, kamu tidak akan kehausan, kamu tidak akan lapar, kamu tidak akan telanjang, dan kamu tidak akan tersengat matahari," paparnya.
Baca juga:Quraish Shihab Jabarkan Makna Marhaban Ya Ramadhan
Ia menambahkan dari ketiga kenikmatan surga tersebut, merupakan dasar dari 3 kebutuhan pokok yaitu sandang, pangan dan papan. Tiga kebutuhan pokok tersebut, membantu manusia sebagai Khalifah untuk membangun dunia.
"Tiga kebutuhan pokok, harus Anda miliki atau Anda membantu yang lain untuk memilikinya,” jelasnya.