Keutamaan Traktir Bukber: Pahala Berlipat, Didoakan Malaikat hingga Diampuni Dosa
Esti setiyowati
Rabu, 27 Maret 2024 - 15:00 WIB
ilustrasi
Salah satu tradisi masyarakat Indonesia saat Ramadhan adalah buka puasa bersama keluarga, sahabat, hingga rekan kantor. Momen ini umumnya menjadi cara untuk mempererat tali silaturahmi dan ajang bertukar kabar.
Lewat tradisi buka puasa bersama tersimpan pundi-pundi pahala yang bisa diraih yaitu lewat cara mentraktir. Berikut beberapa keutamaan dari mentraktir buka puasa bersama:
1. Pahala berlipat ganda
Dilansir dari laman MUI, mentraktir atau memberi makan pada orang-orang yang berbuka puasa akan mendapatkan pahala sebagaimana orang yang berpuasa, tanpa sedikit pun mengurangi pahalanya sendiri.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
“Siapa memberi makan (untuk berbuka) orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala mereka (yang berpuasa) tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.” (HR. Ibnu Majah no. 1736).
Lewat tradisi buka puasa bersama tersimpan pundi-pundi pahala yang bisa diraih yaitu lewat cara mentraktir. Berikut beberapa keutamaan dari mentraktir buka puasa bersama:
1. Pahala berlipat ganda
Dilansir dari laman MUI, mentraktir atau memberi makan pada orang-orang yang berbuka puasa akan mendapatkan pahala sebagaimana orang yang berpuasa, tanpa sedikit pun mengurangi pahalanya sendiri.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
“Siapa memberi makan (untuk berbuka) orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala mereka (yang berpuasa) tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.” (HR. Ibnu Majah no. 1736).