Angka Positif Covid-19 Bertambah, Arab Saudi Setujui Penggunaan Vaksin Moderna
Sofian dwi
Sabtu, 10 Juli 2021 - 04:30 WIB
ilustrasi vaksin Covid-19. (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Otoritas Makanan dan Obat-obatan Arab Saudi (SFDA) menyetujui penggunaan vaksin Moderna untuk disuntikkan ke warga pada Jumat (9/7). Sebelumnya, SFDA hanya menyetujui penggunaan vaksin AstraZeneca, Pfiser-BioTech dan Johnson & Johnson.
SFDA mengatakan bahwa otoritas kesehatan akan memulai prosedur impor sesuai dengan standar dan persyaratan yang relevan. Nantinya, SFDA akan melakukan analisis sampel dari setiap pengiriman vaksin yang masuk untuk memastikan kualitas Moderna.
Keputusan untuk menyetujui pendaftaran dan penggunaan vaksin Moderna dibuat berdasarkan riset dan masukan dari sejumlah ahli baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. SFDA bahkan sudah bertemu dengan perwakilan dari Moderna untuk menggali lebih dalam keampuhan vaksin tersebut.
Arab Saudi sendiri sudah mendatangkan lebih dari 19,2 juta dosis vaksin anti Covid-19. Jutaan vaksin itu telah disebar ke seluruh penjuru Arab Saudi dan mewajibkan warganya untuk disuntik vaksin.
Sementara itu, berdasarkan data Jumat (9/7), Arab Saudi mengumumkan telah terjadi 1.133 kasus positif Covid-19 baru dengan 14 kematian akibat Covid-19.
Dari jumlah tersebut, angka positif Covid-19 terbanyak di Riyadh dengan 328 pasien. Disusul 245 di Mekah, 206 di Provinsi Timur, 108 di Asir, 76 di Jazan, 63 di Madinah, 24 di Najran, 18 di Tabuk, 18 di Al-Baha, 15 di Hail , lima di Al-Jouf, dan satu di wilayah Perbatasan Utara.
Berdasarkan laporan Arabnews, jumlah pasien sembuh meningkat menjadi 479.709 setelah 1.582 lebih banyak pasien pulih dari virus. Sementara total pasien yang meninggal sebanyak 7.947 orang.
SFDA mengatakan bahwa otoritas kesehatan akan memulai prosedur impor sesuai dengan standar dan persyaratan yang relevan. Nantinya, SFDA akan melakukan analisis sampel dari setiap pengiriman vaksin yang masuk untuk memastikan kualitas Moderna.
Keputusan untuk menyetujui pendaftaran dan penggunaan vaksin Moderna dibuat berdasarkan riset dan masukan dari sejumlah ahli baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. SFDA bahkan sudah bertemu dengan perwakilan dari Moderna untuk menggali lebih dalam keampuhan vaksin tersebut.
Arab Saudi sendiri sudah mendatangkan lebih dari 19,2 juta dosis vaksin anti Covid-19. Jutaan vaksin itu telah disebar ke seluruh penjuru Arab Saudi dan mewajibkan warganya untuk disuntik vaksin.
Sementara itu, berdasarkan data Jumat (9/7), Arab Saudi mengumumkan telah terjadi 1.133 kasus positif Covid-19 baru dengan 14 kematian akibat Covid-19.
Dari jumlah tersebut, angka positif Covid-19 terbanyak di Riyadh dengan 328 pasien. Disusul 245 di Mekah, 206 di Provinsi Timur, 108 di Asir, 76 di Jazan, 63 di Madinah, 24 di Najran, 18 di Tabuk, 18 di Al-Baha, 15 di Hail , lima di Al-Jouf, dan satu di wilayah Perbatasan Utara.
Berdasarkan laporan Arabnews, jumlah pasien sembuh meningkat menjadi 479.709 setelah 1.582 lebih banyak pasien pulih dari virus. Sementara total pasien yang meninggal sebanyak 7.947 orang.
(sof)