Muguruza Umumkan Pensiun Tenis, Pilih Nikah Dengan Fans
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Petenis cantik asal Spanyol, Garbine Muguruza membuat berita mengejutkan. Ia mengumumkan keputusannya pengunduran dirinya alias pension dini dari tennis profesional. Alasannya karena ia akan menikah dengan fans-nya. Peraih dua grandslam; Juara Wimbledon 8 tahun lalu di Inggris, dan Roland Garros di Perncis, merasa sudah mantap mengambil keputusan untuk pensiun. Baginya, pengalaman 12 tahun terjun di dunia tenis pro ini, dinilai sudah cukup banyak memberikan benefit bagi dirinya.
Bagi penggemar Muguruza, mendengar kabar petenis pujaannya pensiun, tentu agak mengecewakan. Ia petenis yang memiliki skill yang komplit. Didukung posturnya yang proporsional dan wajah yang cantik, membuat banyak penggemarnya. Muguruza termasuk melengkapi daftar petenis cantik, seperti Maria Saraphova asal Rusia, Elina Rybakina asal Kazakstan dan Ema Raducanu asal Inggris. Namun sayang, Muguruza sudah terlanjur membuat keputusan pensiun.
Meskipun tidak diungkapkan secara eksplisit, tentu alasan mundurnya Muguruza dari dunia tenis pro dipicu oleh karirnya yang tidak segera bangkit. Trend rangkingnya di WTA, terus menurun, karena kondisi fisiknya yang terus didera cidera. Namun, ia dan calon suaminya tentu tidak bisa menghilangkan memori memori indah di dunia tenis.
Muguruza saat ditanya gimana ceritanya bisa dekat dengan Artur Borges, calon suaminya itu? Muguruza menjelaskan,”Saat itu, saya menginap di sebuah hotel di area central park. Dan saat itu saya sangat bosen berada di hotel. Lalu saya keluar jalan-jalan dan bertemu dia (Artur). Tiba tiba, Artur bilang sampai ketemu di US Open.”
Sejak pertemuannya itu, Muguruza terus terkenang dan berfikir bahwa Artur itu cowok yang ganteng. “Ya itulah hubungan terus berlanjut,” kata Muguruza.
Muguruza yang selama karirnya di dunia tenis pro mengoleksi 10 gelar ini, lebih memilih menata masa depannya di luar tenis bersama calon suaminya. Karena di dunia tenis profesional, ia merasa sudah tidak bisa kompetitif. Sejak akhir Januari 2020, ia merasa sudah berfikir serius untuk benar-benar berhenti dari dunia tenis pro karena melihat kondisinya tidak bisa lagi bermimpi tertlalu tinggi dalam memujudkan karirnya.
Ia bercerita flas back saat 25 tahun lalu awal memulai berlatih tenis, banyak orang bilang bahwa dirinya akan menjadi petenis profesional yang hebat. Selain itu ia diramalkan akan menjadi petenis wanita nomor satu di dunia. “Tapi itu mimpi mimpi yang membuat pribadi saya seperti gila, karena terlalu jauh bermimpi,” ujarnya.