home sports

Ayo Pak Erick Gaspolll Sepakbola Indonesia

Jum'at, 26 April 2024 - 17:11 WIB
Ayo Pak Erick Gaspolll Sepakbola Indonesia

LANGIT7.ID-, Jakarta- - Keberhasilan tim Garuda U-23 menumbangkan dua tim papan atas, Australia dan Korea selatan pada Piala Asia di Qatar, memberikan banyak perspektif. Sepakbola Indonesia bergairah kembali. Para pemain Indonesia kini hebat-hebat. Pelatihnya hebat. Ketua Umum PSSI-nya juga hebat. Penonton Indonesia apalagi; hebat juga. Pokoknya semua hebat!

Namun, dalam tulisan Langit7.id kali ini tidak akan mengulas semua yang hebat-hebat tadi. Terlalu banyak. Kecuali satu yang hebat ini, yakni Ketua Umum PSSI, Erick Thohir perlu di bahas serius. Dia saat ini menjadi manusia yang menarik di dunia sepakbola. Tanpa Erick, belum tentu sepakbola Indonesia bisa menjadi sangat menarik. Masyarakat Indonesia yang menyaksikan tim Garuda U-23 yang bertarung sengit dengan tim Korea Selatan di lapangan hijau, Jumat dini hari di Qatar, tentu sepakat bahwa permainan tim Indonesia luar biasa. Masyarakat Indonesia yang menonton dibuat bangga sebangga bangganya. Ada tegangnya. Tapi akhir dari ketegangan itu sangat memuaskan publik Indonesia. Ternyata, tidak menyangka, tim Garuda Indonesia U-23 sehebat sekarang. Bisa bermain berkelas internasional ; permainannya sangat indah dan berkualitas. Individual skil masing-masing pemain merata. Punya mental juara. Bermain secara teamwork.

Kehebatan ini tentu tidak bisa dipungkiri karena kerja keras plus ngototnya Erick Tohir untuk membenai sepakbola Indonesia. Tanpa Erick, tentu sulit. Betul ada pelatih hebat asal Korea, Shin Tae-Yong. Tetapi jika, Shin Tae-Yong tidak disupport oleh kerja keras Erick dengan memberikan iklim yang kondusif, serta memberikan fasilitas yang lengkap untuk mengupgrade kualitas para pemain, tentu hasilnya tidak bisa maksimal. Plus langkah berani Erick yang membuat kebijakan naturalisasi pemain, menjadi faktor besar dalam membangun sepakbola Indonesia naik kelas.

Harus diakui, naturalisasi pemain berhasil memberi warna baru dalam sepakbola Indonesia yang berkelas. Paling tidak secara kualitas sudah sejajar dengan tim papan atas di Asia. Sebut saja, Australia, Korea Selatan, Jepang, termasuk negara-negara Asia yang mewakili negara Arab.

Kerja keras Erick dalam kebijakan naturalisasi, tentu tidak mudah. Ia harus siap dikritik. Dinilai terlalu mengandalkan kerja instan. Dianggap tidak menghargai kerja keras pihak pihak yang sudah lebih dulu membangun sepakbola Indonesia. Lebih ekstrim lagi, dianggap tidak nasionalis. Tapi apa yang dilakukan Erick ternyata benar. Justru menjadi breakthrough.

Ya Erick bisa memulai membangun sepakbola dengan breakthrough-nya itu, tidak lepas karena dirinya tidak menjadi bagian dari carut marutnya sepakbola Indonesia sebelumnya, yang keburukannya tidak pantas lagi dibahas. Muak liat sepakbola Indonesia masa sebelum Erick. Erick tidak termasuk sosok yang terlibat dalam kepentingan politik. Inilah yang membuat Erick melangkah menjadi ringan, karena tidak membawa beban masa lalu yang terlalu berat.

Selain itu, Erick memiliki posisi strategis sebagai Menteri BUMN, sehingga menambah powernya dalam membangun sepakbola Indonesia. Tanpa punya posisi strategis seperti Menteri BUMN, tentu tidak mudah. Karena persoalan sepakbola Indonesia sudah terlalu komplek. Ibarat penyakit kanker, sudah masuk stadium 4. Maka, untuk membenahi perlu extra power. Inilah kelebihan Erick. Selain itu, Eric juga punya background sebagai pengusaha. Punya background sebagai pemilik club sepakbola papan atas di Italia. Erick sejak 2013-2019 menjadi pemilik club Inter Milan. Pemegang saham DC United club major league soccer Amerika, pemegang saham oxford united, club kasta ketiga liga Inggris. Background inilah yang membuat Erick memiliki pengalaman sangat baik dalam transfer-transfer pemain. Maka, langkah Erick dalam membenahi sepakbola ini, harus didukung agar garuda Indonesia bisa naik kelas lagi sehingga memiliki peluang besar untuk bisa lolos dalam piala dunia. Ayo Gaspolll sepakbola Indonesia Pak Erick. Maju terus pantang mundur.

(lam)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
erick thohir pssi timnas indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya