home edukasi & pesantren

Sakit Demam Berdarah, Peserta UTBK di Unesa Ujian Sambil Diinfus

Selasa, 07 Mei 2024 - 06:00 WIB
Muhammad Aimanur Razzaq, peserta tes UTBK UNESA asal Gresik hadir dengan infus terpasang di tangan dan didampingi perawat. FOTO/ ist
Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus 2 Lidah Wetan, diikuti peserta yang sedang sakit, Minggu, 5 Mei 2024.

Dia adalah Muhammad Aimanur Razzaq, asal Gresik, Jawa Timur. Peserta tes ini tampak hadir dengan selang dan botol infus di tangannya. Seorang perawat mendampingi selama proses UTBK berlangsung.

Razzaq, sapaan akrabnya, menunjukkan kegigihannya dengan tetap menjalani tes kendati sedang menderita demam berdarah dengue (DBD). Dia terkena BDB sejak Rabu lalu, saat sedang menjalani latihan soal-soal persiapan UTBK.

“Saat latihan soal itu saya merasa badan mulai panas, dan terpaksa menghentikan latihan karena badan rasanya sudah mulai tidak stabil. Saya dibawa ke rumah sakit, setelah cek di lab, ternyata kena DBD dan harus dirawat intensif di RS Semen Gresik,” kata Razzaq.

Baca juga:Perjuangan Disabilitas UTBK di Unesa, Disiapkan Pendamping dan Berharap Diterima di Kampus Idaman

Atas kondisinya itu, dia awalnya bingung apakah harus tetap ikut UTBK atau fokus penyembuhan. Namun, karena tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut, dia memilih tetap ikut tes agar bisa diterima di kampus pilihannya yaitu ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) dan UB (Universitas Brawijaya).

“Dari awal saya sudah mempersiapkan UTBK ini dengan mengikuti bimbel. Awalnya mau fokus penyembuhan, karena waktu UTBK sudah mepet jadi saya paksakan untuk tetap belajar,” terangnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
utbk unesa penerimaan mahasiswa baru
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya