home lifestyle muslim

Pria Dewasa Kerap tak Dipercaya Saat Alami Kekerasan Seksual

Senin, 06 September 2021 - 11:03 WIB
Ilustrasi seorang laki-laki yang mengalami depresi dan trauma Foto: Langit7.id/Istock
Laki-laki dewasa sering tidak dipercaya saat mengadu mengalami pelecehan seksual karena konstruksi sosial yang berlaku di masyarakat menempatkan lelaki sebagai sosok kuat. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Livia Istania DF Iskandar mengatakan

“Selama ini ekspektasi di masyarakat bahwa laki-laki tidak menjadi korban. Pada perempuan korban pun sudah sulit, seperti sering disalahkan. Ternyata laki-laki juga sangat sulit untuk bisa melaporkan dan mendapat validasi atas peristiwa yang dialaminya,” kata Livia akhir pekan lalu.

Ia menyebut stereotipe laki-laki sebagai sosok kuat dan berperan sebagai pencari nafkah menyebabkan beban psikologis berlapis saat mereka mengalami kekerasan seksual.

Selain itu, penyintas menjadi lebih sulit untuk mengeluarkan diri dari situasi yang "beracun".

“Saya percaya itu mempengaruhi secara fisik dan psikis karena dia memikul beban yang besar,” kata perempuan pendiri Yayasan Pulih itu.

Sebelumnya pada Rabu (1/9), seorang pegawai laki-laki di KPI Pusat berinisial MS menceritakan perundungan dan pelecehan seksual yang dialaminya melalui sebuah surat terbuka yang beredar di media sosial.

Di dalam surat tersebut, MS juga secara gamblang menyebutkan nama-nama pegawai KPI sebagai terduga pelaku yang semuanya laki-laki.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pelecehan seksual pelecehan seksual pada pria perlindungan saksi dan korban
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya