home sports

Djokovic-Nadal Gagal di Roma Master, Tapi Keduanya Incar Roland Garros

Senin, 13 Mei 2024 - 18:13 WIB
Djokovic-Nadal Gagal di Roma Master, Tapi Keduanya Incar Roland Garros

LANGIT7.ID-Roma; Petenis no 1 dunia, Novak Djokovic sepertinya sedang tidak baik-baik saja. Ia dengan mudah dikalahkan pemain asal chile, Alejandro Tabilo, dua set langsung di Roma Master, minggu (12/5/04).

Bagi Tabilo, ini adalah kemenangan terbesar dalam kariernya ketika ia mengalahkan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic 6-2, 6-3 pada putaran ketiga Italia Terbuka dalam pertandingan yang hanya berlangsung 67 menit. Memang dua hari sebelumnya Djokovic sempat terjadi kecelakaaan kecil, kepalanya terkena benturan botol air. Djokovic sendiri sebenarna punya record gemilang di Roma Master 1000. Petenis asal Serbia ini telah memenangkan turnamen ini enam kali, dengan gelar terakhirnya terjadi pada tahun 2022.

Sukses Tabilo sebenarnya karena berhasil mematahkan servis unggulan teratas tersebut sebanyak empat kali di Lapangan Tengah tanpa kebobolan satu pun break point. Djokovic terlihat jauh dari performa terbaiknya dan pemain berusia 36 tahun itu menyalahkan insiden "sial" yang terjadi pada hari Jumat di mana kepalanya secara tidak sengaja terkena botol air milik penggemar saat membubuhkan tanda tangan pada penggemarnya setelah memperoleh kemenangan pada putaran kedua.

"Hal ini sangat berdampak pada saya. Setelah itu saya mendapat perawatan medis, mengalami mual, pusing, dan darah selama setengah jam, satu jam," kata Djokovic pada konferensi pers, seraya menambahkan bahwa ia akan menjalani pemeriksaan scan nanti.

“Saya berhasil tidur oke juga meskipun saya sakit kepala. Keesokan harinya atau kemarin cukup baik, jadi saya pikir tidak apa-apa." Djokovic menambahkan,"Apa yang saya rasakan di lapangan hari ini benar-benar seperti ada pemain berbeda yang masuk ke dalam posisi saya. Tidak ada ritme, tidak ada tempo, tidak ada keseimbangan apa pun dalam pukulan apa pun. Ini sedikit mengkhawatirkan.”

Kemenangan tersebut membuat Tabilo yang berusia 26 tahun -- yang menjuarai turnamen Challenger Tour dua pekan lalu -- menjadi orang Chile pertama dalam 17 tahun yang mengalahkan petenis nomor satu dunia sejak Fernando Gonzalez mengalahkan Roger Federer di ATP Finals pada 2007.

"Luar biasa. Saya datang ke lapangan hanya melihat sekeliling dan menyerap semuanya, mencoba memproses semuanya. Saya mencoba untuk bangun sekarang," kata Tabilo yang berperingkat 32 dunia.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
novak djokovic alejandro tabilo champions tennis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya