Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Gelar Kirab Pusaka Nusantara 2026 di Kawasan Candi Borobudur, Kementerian Kebudayaan Perkuat Warisan Dunia sebagai Living Heritage

tim langit 7 Sabtu, 18 April 2026 - 08:39 WIB
Gelar Kirab Pusaka Nusantara 2026 di Kawasan Candi Borobudur, Kementerian Kebudayaan Perkuat Warisan Dunia sebagai Living Heritage
LANGIT7.ID-Magelang; Kementerian Kebudayaan RI melalui Museum dan Cagar Budaya serta Direktorat Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat (BKMA) menyelenggarakan Kirab Pusaka Nusantara Tahun 2026 di Kawasan Borobudur, Jawa Tengah (17/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Keris Nasional dan Hari Warisan Dunia, sekaligus menjadi upaya memperkuat pelestarian budaya sebagai warisan hidup (living heritage).

Kirab Pusaka Nusantara menjadi ruang ekspresi budaya yang mempertemukan tradisi, pusaka, dan partisipasi aktif masyarakat. Melibatkan perwakilan dari 20 desa penyangga kawasan Borobudur, kegiatan ini mencerminkan peran penting masyarakat dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai budaya. Sebagai salah satu situs Warisan Dunia, Borobudur tidak hanya memiliki nilai sejarah dan arkeologis, tetapi juga menjadi pusat interaksi budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam sambutannya menyampaikan antusiasmenya karena kirab ini merupakan pertama kali yang pernah dilakukan di kawasan Candi Borobudur, dan melibatkan semua stakeholder yang terkait dengan warisan budaya dari kalangan budayawan, seniman, dan juga 20 desa yang berada di sekitar wilayah Borobudur, dan bahkan dari luar kota Magelang.

Selanjutnya Menbud menyampaikan bahwa di tengah posisi Borobudur sebagai ikon peradaban dan destinasi wisata global, penyelenggaraan kirab ini menegaskan bahwa kekuatan kawasan Borobudur, tak hanya terletak pada kemegahan candinya. Tapi juga pada pusaka tradisi, nilai luhur, ritual, seni, adat istiadat, dan ingatan kolektif yang masih dijaga oleh masyarakat.

"Mudah-mudahan (kedepannya) kita bisa menyelenggarakan lebih banyak lagi kegiatan-kegiatan budaya, karena Borobudur ini juga merupakan living heritage. Kegiatan-kegiatan keagamaan, budaya merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Indonesia. Kita berharap dengan hadirnya Candi Borobudur yang semakin baik pelayanannya, semakin dikenal, semakin ramah terhadap disabilitas, ramah terhadap mereka yang senior, dan tentu saja dari berbagai latar belakang," harap Menbud dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4/2026).

Gelar Kirab Pusaka Nusantara 2026 di Kawasan Candi Borobudur, Kementerian Kebudayaan Perkuat Warisan Dunia sebagai Living Heritage

Menurut Menbud, semangat gotong royong yang luar biasa dari masyarakat dari 20 desa di Borobudur ini menjadi penting. "Kita harapkan semangat gotong royong yang kita saksikan hari ini bisa kita teruskan untuk memajukan kita bersama. Keberadaan Candi Borobudur harus kita rasakan bersama, termasuk manfaatnya bagi masyarakat di sekitar Borobudur dan juga masyarakat luas di seluruh Indonesia," ucap Menbud.

Kirab Pusaka Nusantara diselenggarakan dengan partisipasi sekitar 1.000 peserta, yang melibatkan perwakilan desa dan komunitas budaya. Kegiatan diawali dari Gerbang Beringin, dilanjutkan dengan kirab budaya membawa pusaka menuju Pelataran Kenari. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa lintas agama dan ritual budaya, serta penyerahan bibit konservasi sebagai simbol keberlanjutan pelestarian. Acara ditutup dengan kegiatan kenduri atau makan bersama (umbul bojono), yang mencerminkan nilai kebersamaan dan harmoni.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Magelang, Grengseng Pamudji; Wakil Bupati Magelang, Sahid; Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri Bidang Sejarah dan Pelindungan Warisan Budaya, Basuki Teguh Yuwono; Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Direktur Bina Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi; Direktur Kerja Sama Kebudayaan, Mardisontori; Direktur Warisan Budaya, Agus Widiatmoko; Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin; Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Febrina Intan; dan Masyarakat Perkerisan dari Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI).

Kirab Pusaka Nusantara 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya bangsa, sekaligus menghadirkan pengalaman budaya yang autentik di Kawasan Borobudur. Melalui kegiatan Kirab Pusaka Nusantara, Kementerian Kebudayaan berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya, sekaligus memperkuat posisi Borobudur sebagai destinasi budaya dunia. Partisipasi aktif masyarakat desa penyangga diharapkan menjadi pondasi utama dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya, serta mendorong pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)